Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Bantul, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (11/10/2025).
Harianjogja.com, BANTUL - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meminta kepada semua guru dan tenaga kependidikan di Bumi Projotamansari untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan bebas dari kekerasan.
Hal itu disampaikan Halim saat memberikan pengarahan pada acara Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Bantul, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (11/10/2025).
Acara tersebut diikuti sekitar 9.000 guru dan tenaga kependidikan. Halim mengapresiasi atas dedikasi para pendidik dan tenaga kependidikan yang telah berperan besar dalam kemajuan dunia pendidikan di Bantul.
Ia menegaskan bahwa berbagai aktivitas pendidikan yang berkembang pesat saat ini turut mendukung terwujudnya Kabupaten Bantul sebagai Kabupaten Layak Anak.
“Kita tidak ingin ada kekerasan dan perundungan yang terjadi kepada anak-anak kita. Ini merupakan peran dan tanggung jawab kita bersama, terutama para tenaga pendidik,” tegas Halim, dikutip dari laman resmi Pemkab Bantul.
Halim mengajak seluruh pendidik untuk menginternalisasikan nilai-nilai Satriya kepada peserta didik, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga cerdas secara emosional, sosial, dan spiritual.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan para pendidik semakin memiliki kesadaran, kemampuan, dan komitmen dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah anak, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa kekerasan dan perundungan merupakan fenomena nasional yang perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak, termasuk para guru dan tenaga kependidikan.
“Kita tentu tidak ingin anak-anak kita mengalaminya. Kita ingin mereka belajar dengan tenang, nyaman, dan menyenangkan,” ujar Nugroho.
Dalam kegiatan ini juga dilakukan sosialisasi Senam Anak Indonesia Hebat yang merupakan gagasan Kementerian Kependidikan untuk mendukung 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
John Herdman menyebut gelar FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Timnas Indonesia sebagai pencapaian terbaik dalam kariernya
Dua pemuda tewas setelah terjebak di lantai dua rumah yang terbakar di Matraman, Jakarta Timur, Selasa pagi.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, 6 Oktober 2026, mulai Rp1,317 juta untuk ukuran 0,5 gram.
MK dijadwalkan membacakan putusan perkara PHPU yang mempersoalkan keabsahan syarat pendidikan Gibran pada Selasa malam
Pemkab Kulonprogo menyalurkan 42 unit alsintan kepada kelompok tani dan gapoktan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan hasil pertanian.