Gebyar Batik Sleman 2026 Dorong Produk IKM dan Kesadaran Halal
Gebyar Batik Sleman 2026 digelar dengan bazar, diskon hingga 50 persen, serta edukasi sertifikasi halal bagi pelaku IKM.
Seorang pengendara bermotor sedang melintas depan Pasar Induk Godean, Senin (13/10/2025)../ Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menunda rencana pemindahan atau relokasi pedagang pasar ke Pasar Induk Godean yang semula dijadwalkan berlangsung pada Rabu (15/9/2025). Penundaan dilakukan karena ditemukan kebocoran pada talang di lantai dua pasar yang diresmikan Presiden Joko Widodo setahun lalu tersebut.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Aris Herbandang, mengatakan secara umum kondisi Pasar Induk Godean sudah siap digunakan. Namun, masih terdapat beberapa titik yang perlu diperbaiki.
“Ada kios yang saat hujan beberapa waktu lalu mengalami kebocoran pada talang. Sebelumnya tidak bocor, tapi belakangan mulai bocor. Jadi kami putuskan untuk menunda dulu pemindahan agar dagangan pedagang tidak basah. Lebih baik diperbaiki dulu agar tidak merugikan pedagang,” ujar Aris saat ditemui di Pasar Induk Godean, Senin (13/10/2025).
Selain masalah kebocoran, terdapat kendala lain berupa perbaikan jalan provinsi dari perempatan Pasar Godean ke arah barat. Kondisi tersebut menghambat mobilitas pedagang dan proses pemindahan barang.
Disperindag Sleman masih akan berkoordinasi dengan Bupati Sleman, Harda Kiswaya, untuk menentukan jadwal baru perpindahan pedagang sekaligus peresmian operasional pasar.
“Kami akan mencari waktu yang tepat untuk pemindahan. Koordinasi dengan pedagang sudah dilakukan, dan kami akan melaporkan perkembangan ini kepada Bupati terlebih dahulu,” jelas Aris.
Sebelumnya, pada Kamis (28/8/2025), Pemkab Sleman bersama sebelas kelompok komoditas pedagang telah mencapai kesepakatan terkait penataan Pasar Induk Godean. Dalam kesepakatan tersebut, pedagang kuliner belut disepakati bergabung dengan kelompok makanan kering, sedangkan pedagang kelontong akan menempati lantai dua dan tiga pasar.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan pentingnya dukungan pedagang dalam proses penataan pasar, terutama dalam hal pengaturan parkir dan ketertiban.
“Kami berharap Pasar Induk Godean dapat menjadi pasar rakyat percontohan yang transparan, tertib, dan mampu memperkuat perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, hingga Senin (13/10/2025) sejumlah gledek atau tempat penyimpanan barang pedagang yang terbuat dari jaring logam masih belum sepenuhnya selesai dikerjakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gebyar Batik Sleman 2026 digelar dengan bazar, diskon hingga 50 persen, serta edukasi sertifikasi halal bagi pelaku IKM.
Para chef mengeksplorasi kuliner Jawa Tengah dan Jawa Timur, dari sate srepeh hingga tahu telur, untuk menghidupkan kembali makanan lokal.
Daftar 10 negara penghasil emas terbesar dunia 2026 berdasarkan data USGS. Simak posisi Indonesia dan jumlah cadangan emasnya.
Benang Jarum meluncurkan Denim Tales pada 30 September 2026 dengan ragam siluet, monogram, paisley, serta pilihan material dan warna.
Empat shio dipandang punya prospek keberuntungan menarik pada 2027, Tahun Kambing Api. Simak daftar shio dan peruntungannya.
Colliers Indonesia menilai Gen Z sulit menembus KPR bukan sekadar karena gaya hidup, tetapi terkendala affordability dan bankability.