KAI Daop 6 Jogja Tutup 38 Perlintasan Liar demi Keselamatan
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Warga Cokrodiningratan berfoto bersama setelah mengikuti sosialisasi penggunaan aplikasi Sibas di Kelurahan Cokrodiningratan, Oktober 2025. (Dok. Kelurahan Cokrodiningratan)
Harianjogja.com, JOGJA — Kelurahan Cokrodiningratan, Kemantren Jetis, Kota Jogja mulai menerapkan inovasi digital dalam pengelolaan sampah melalui aplikasi Sistem Layanan Bank Sampah (Sibas). Aplikasi ini digunakan untuk mendukung pengelolaan sampah berbasis rumah tangga agar lebih efisien, transparan, dan terdata dengan baik.
Lurah Cokrodiningratan, Adityo Bagus Baskoro, menyampaikan bahwa penggunaan aplikasi Sibas diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.
“Dengan aplikasi tersebut, kami berharap efisiensi pengelolaan data nasabah bank sampah dapat meningkat,” ujarnya, Senin (20/10/2025).
Menurut Adityo, perkembangan teknologi digital perlu dimanfaatkan untuk mendorong perubahan paradigma masyarakat terhadap pengelolaan sampah.
“Melalui Sibas, kami ingin mengubah cara pandang masyarakat bahwa pengelolaan sampah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa warga Cokrodiningratan selama ini telah aktif mengolah sampah organik maupun anorganik dengan berbagai metode. Kehadiran aplikasi Sibas diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah yang sudah berjalan dengan pendekatan digital.
Adityo menambahkan, digitalisasi bank sampah menjadi langkah penting untuk menjawab tantangan administrasi lingkungan di era modern. Dengan inovasi ini, pelayanan bank sampah diharapkan menjadi lebih efektif dan berbasis data akurat.
Dalam pelatihan penggunaan aplikasi, warga diperkenalkan dengan berbagai fitur Sibas, seperti pencatatan penimbangan sampah berdasarkan jenis, penentuan harga sampah secara daring, hingga pembuatan laporan volume sampah yang terkumpul setiap bulan.
“Kegiatan berlangsung interaktif. Peserta berkesempatan mencoba langsung sistem digital yang telah dirancang oleh tim pengembang,” imbuhnya.
Ke depan, Adityo berharap para pengurus bank sampah di Kelurahan Cokrodiningratan dapat memanfaatkan aplikasi ini secara optimal sebagai media penyimpanan dan pelaporan data penimbangan sampah secara digital, sehingga prosesnya menjadi lebih aman, praktis, dan mudah digunakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.