DPRD Kota Jogja Soroti Keberlanjutan Pengelolaan Air Pokmair 30
DPRD Kota Jogja mendorong penguatan Pokmair 30 di Kampung Kadipaten Wetan untuk menjaga keberlanjutan akses air bersih warga.
Terminal Giwangan, Jogja. Antara/Luqman Hakim
Harianjogja.com, JOGJA—Terminal Giwangan terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan penumpang. Perbaikan atau rehabilitasi tersebut diperkirakan akan rampung akhir tahun 2025.
Kepala Unit Pelaksana Penunjang Teknis (UPT) Terminal Giwangan, Sigit Saryanto menjelaskan rehabilitasi tersebut ditargetkan dapat digunakan menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
“Insyaallah Nataru nanti sudah bisa kita fungsikan. Karena pada momen itu biasanya ada lonjakan penumpang, jadi harus kita antisipasi agar pelayanan tetap nyaman dan aman,” katanya pada Selasa (21/10/2025).
Dia menuturkan selama ini, Terminal Giwangan melayani sekitar 6.000–8.000 orang penumpang per hari. Jumlah tersebut dapat meningkat hingga mencapai 10.000 orang pada akhir pekan.
Dengan adanya rehabilitasi ini, kapasitas ruang tunggu bertambah hingga antara 500 hingga 1.000 penumpang. Rehabilitasi yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari upaya penataan pelayanan, bukan pembangunan baru.
“Untuk rehab itu terus terang saja kami hanya ketempatan. Kegiatan ini sudah dimulai sejak 2024 dan lebih pada penataan pelayanan agar lebih optimal, bukan pembangunan baru,” katanya.
Fokus utama pembenahan terletak pada area kedatangan penumpang di Gedung AB. Area tersebut kini mulai mampu melayani penumpang, baik yang datang maupun yang akan berangkat dengan fasilitas yang lebih representatif.
“Selama ini kita memang belum punya tempat yang layak untuk melayani penumpang, jadi ini langkah perbaikan,” katanya.
Menurutnya, proses pembenahan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan keterbatasan anggaran. Selain ruang tunggu umum, Terminal Giwangan juga menyiapkan ruang tunggu eksekutif dan akan menggandeng pihak swasta, khususnya perusahaan otobus (PO) besar, untuk mengelola ruang tunggu eksekutif tersebut melalui sistem kerja sama atau sewa.
“Kerja sama nanti bisa dalam bentuk sewa atau mekanisme lain. Kami ingin agar pelayanan kepada penumpang bisa lebih nyaman dan modern,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong penguatan Pokmair 30 di Kampung Kadipaten Wetan untuk menjaga keberlanjutan akses air bersih warga.
Hasil drawing IBL All Indonesian 2026 menempatkan Satria Muda di Grup A dan Dewa United di Grup B. Turnamen berlangsung 24 Oktober–1 November.
DPR meminta TNI mengusut tuntas dugaan operasional judi online di rumah dinas KPAD Cijantung. Sebanyak 11 warga sipil dan 32 komputer diamankan.
AESI menilai PLTS 100 GWp perlu memperkuat ketahanan energi dan inklusi sosial, termasuk memperluas akses listrik bagi desa terpencil.
Jasa Marga mengandalkan teknologi, analisis data lalu lintas, dan kesiapan armada untuk meningkatkan keselamatan serta layanan jalan tol.
Warga Dukuh Bono, Klaten, harus antre hingga dua pekan untuk mendapat air bersih. BPBD mencatat 15 desa terdampak kekeringan.