Harga BBM Naik, Pemkot Jogja Belum Tambah Anggaran Mobil Dinas
Pemkot Jogja belum menambah anggaran BBM kendaraan dinas meski harga naik. Pembatasan penggunaan tetap berlaku sambil menunggu evaluasi anggaran.
Lokasi bakal terminal Imogiri Bantul, Minggu (15/4/2018). Diwacanakan dana pembangunan terminal akan diambilkan dari danais./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menyatakan pembangunan Terminal Imogiri masih belum dapat dilakukan lantaran keterbatasan anggaran. Dishub Bantul mengaku telah mengajukan mekanisme anggaran melalui Dana Keistimewaan (Danais), namun belum ada kepastian.
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi menyampaikan pembangunan Terminal Imogiri terganjal anggaran.
“Itu [usulan pembangunan Terminal Imogiri dari Danais] tahun 2022 sudah diusulkan, kalau disetujui, realisasi tahun 2024. Tetapi tahun 2024 kita tidak dapat [Danais untuk pembangunan Terminal Imogiri],” ujarnya, Minggu (1/9/2024).
“terminal Imogiri tidak bisa direhab penuh karena keterbatasan anggaran. Sekarang sedang kita usulkan Danais,” ujarnya.
Dia menuturkan Dishub Bantul telah mengajukan mekanisme penganggaran dengan Danais sejak tahun 2022. Namun, pengajuan tersebut belum juga disetujui.
BACA JUGA: Bantul Akan Bangun Simpul Transportasi di Imogiri, Semua Kendaraan Bisa Masuk
Dia menuturkan tahun 2022, Detail Engineering Design (DED) Terminal Imogiri telah rampung digarap. Dari DED tersebut, anggaran yang diperlukan untuk pembangunan Terminal Imogiri sekitar Rp12,6 miliar.
Menurut Singgih, Terminal Imogiri merupakan bagian dari kawasan satuan ruang strategis (SRS). Karena itu, menurut Singgih, pembangunannya dapat dialokasikan dengan anggaran Danais.
Dia menilai perbaikan Terminal Imogiri perlu segera dilakukan. Menurutnya, kondisi Terminal Imogiri yang aspalnya sudah mulai rusak perlu dilakukan perbaikan. Selain itu, menurut Singgih, tempat tunggu penumpang perlu diberikan atap.
Menurutnya, ada puluhan bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang singgah di sana setiap hari. Dari situ, dia menilai terminal tersebut masih banyak digunakan masyarakat.
“Terminalnya belum bentuk terminal, meski begitu sudah untuk pos bus luar kota [AKAP],” ujarnya.
Dia menuturkan tahun 2024, pihaknya pun kembali mengusulkan anggaran untuk pembangunan Terminal Imogiri. Dia berharap usulan tersebut dapat segera disetujui.
Sementara Paniradya Pati Kaistimewan, Aris Eko Nugroho mengakui telah menerima usulan pembangunan Terminal Imogiri dengan Danais tersebut. Meski begitu, menurutnya, pembangunan Terminal Imogiri belum dapat dilakukan dengan Danais.
“Ada kepentingan yang lain yang perlu pendanaan. Tahun ini Danais banyak penyesuaian” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja belum menambah anggaran BBM kendaraan dinas meski harga naik. Pembatasan penggunaan tetap berlaku sambil menunggu evaluasi anggaran.
vivo X Fold6 resmi meluncur dengan baterai 7.000 mAh, kamera ZEISS 200 MP, layar lipat 8,02 inci, serta fitur AI untuk produktivitas dan multitasking.
Steve Clarke resmi mundur dari Timnas Skotlandia usai gagal lolos dari fase grup Piala Dunia 2026, mengakhiri era tujuh tahun yang penuh pencapaian.
Portugal ditahan Kolombia 0-0 dan lolos sebagai runner-up Grup K. RD Kongo bangkit kalahkan Uzbekistan 3-1 sekaligus menyingkirkan Korea Selatan.
Google Finance resmi hadir kembali dengan aplikasi Android dan fitur AI canggih untuk analisis saham, pengelolaan portofolio, serta ringkasan pasar otomatis.
Korban gempa Venezuela mencapai 1.430 jiwa, 68.900 orang hilang di La Guaira. Warga kritik respons pemerintah saat operasi penyelamatan berpacu dengan waktu.