Penanaman di Sungai Oya Picu Sedimentasi, Pemkab Diminta Bertindak
Aktivitas penanaman di aliran sungai saat kemarau dinilai mempercepat sedimentasi. Pemkab Gunungkidul didorong memperkuat sosialisasi menjaga ekosistem sungai.
Jalan rusak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi C DPRD Gunungkidul mendorong pemkab meningkatkan pengawasan proyek infrastruktur akhir tahun. Musim hujan diharapkan tidak menjadi alasan keterlambatan penyelesaian pekerjaan.
Anggota Komisi C DPRD Gunungkidul, Rian Eko Wibowo, menekankan pentingnya pengawasan intensif menjelang akhir tahun. "Komisi C di bidang pembangunan, makanya kami berupaya melakukan pengawasan sesuai tugas pokok dan fungsi," katanya, Senin (27/10/2025).
Antisipasi Dampak Musim Hujan
Rian menegaskan, pihak eksekutif harus aktif mengawasi pelaksana proyek secara langsung. "Tujuannya agar proyek tidak molor. Jangan sampai hujan jadi alasan keterlambatan," tegasnya.
Proyek Infrastruktur yang Berlangsung
Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRKP Gunungkidul, Ashari Nurkalis, memaparkan sejumlah proyek yang sedang berjalan:
Monitoring Ditingkatkan
Menghadapi musim hujan, pemkab akan meningkatkan monitoring dan koordinasi dengan penyedia jasa. "Kami sudah berkoordinasi dengan rekanan agar memacu progres pengerjaan. Kalau perlu tenaga ditambah agar selesai tepat waktu," pungkas Ashari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivitas penanaman di aliran sungai saat kemarau dinilai mempercepat sedimentasi. Pemkab Gunungkidul didorong memperkuat sosialisasi menjaga ekosistem sungai.
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Kaesang Pangarep menyatakan siap maju sebagai caleg DPR di Dapil V Jawa Tengah pada Pemilu 2029. PSI menyiapkan konsolidasi hingga tingkat RT.
Tiga kandang ayam di Kedawung, Sragen, terbakar selama 4,5 jam. Sebanyak 54.000 ekor ayam mati, satu penjaga terluka, kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.
Harga pangan nasional hari ini, telur ayam ras Rp29.600 per kg, bawang merah Rp42.150 per kg, dan cabai rawit merah Rp54.400 per kg.
Menpar Widiyanti menargetkan Geopark Ijen mempertahankan predikat green card UNESCO melalui penguatan pengelolaan dan revalidasi pada Agustus 2026.