SPPG Menumpuk di Kota, Pemkab Kulonprogo Soroti Program MBG
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Istimewa - Grand Livina terbakar saat hendak melewati Tanjakan Tompak, Kapanewon Girimulyo, Kulonprogo, Jumat (31/10/2025) pagi
Harianjogja.com, KULONPROGO—Mobil Grand Livina tersebut terbakar saat hendak melewati tanjakan Tompak di Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Girimulyo, Kulonprogo pada Jumat (31/10/2025) pagi.
Mobil naas itu terbakar saat hendak menuju Purworejo. Beruntungnya dalam kejadian ini sopir dan penumpang yang berjumlah enam orang selamat semua karena sudah keluar dari mobil.
Kepala Seksi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko mengatakan, mobil Grand Livina itu berangkat dari Kaliagung, Kapanewon Sentolo. Tujuannya untuk ke Pondok Pesantren Al-Anwar Maron, Purworejo.
"Setelah melewati tanjakan Tompak tercium bau menyengat akhirnya mobil menepi sehingga sopir dan penumpangnya ke luar," katanya kepada wartawan, Jumat (31/10/2025).
"Termasuk barang bawaan juga dikeluarkan dari dalam mobil lantas tiba-tiba mobil tersebut keluar asap dari cup depan," tambah Sarjoko.
Menurutnya, itu menjadi awal mulai api muncul. Sampai akhirnya api membesar dan membakar seluruh badan mobil. Untuk memadamkan api sampai harus diterjunkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kulonprogo.
Tidak ada korban jiwa atau luka atas kejadian tersebut. Tetapi kondisi mobil Grand Livina itu sudah ludes terbakar menyisakan kerangka," ucap Sarjoko.
Kapolsek Girimulyo, AKP Nunung Tuhono mengaku, petugas dari Polseknya sudah sempat berupaya memadamkan api. Langkah itu dilakukan dengan alat pemadam api ringan atau APAR.
Namun, memang tidak mampu menjinakkan amukan si jago merah pada Grand Livina tersebut. Oleh karena itu, personel Damkar dari Pos Nanggulan didatangkan untuk membantu memadamkan api.
"Alhamdulilah dapat dipadamkan petugas Damkar kurang dari 15 menit. Kami pakai APAR kesulitan memadamkan api," ungkapnya.
Nunung mengungkapkan, dugaan awal mobil terbakar itu disebabkan korsleting listrik. Menurutnya dugaan itu berdasar dari korban yang menyebutkan memang Grand Livina itu baru saja turun mesin.
Perjalanan ke Purworejo lewat tanjakan Tompak ini merupakan uji coba untuk perjalanan jauh. Korban pemilik mobil laki-laki inisial T, 43 tahun warga Sentolo, Kulonprogo. "Info dari korban Grand Livina ini habis turun mesin, rencananya ini untuk sambang santri," jelasnya.
Nunung menyampaikan, kejadian ini menjadi pengingat dan perhatian masyarakat dalam berkendara mobil. Dia mengimbau agar selalu berhati-hati dan cek kembali kesiapan kendaraan apabila hendak melakukan perjalanan jauh. Termasuk ketika hendak melalui wilayah Girimulyo harus diperhatikan rutenya. "Karena di Girimulyo terdapat banyak tanjakan curam sehingga harus hati-hati," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Anak muda China kini nekat berbagi ranjang dengan orang asing demi menekan biaya sewa. Gaji stagnan dan ancaman PHK memaksa mereka bertahan. Simak kisah lengkap
Dekan Fakultas Psikologi UGM mengajak remaja tidak malu mencari bantuan profesional saat mengalami masalah kesehatan mental.
Survei Vero dan Kadence menunjukkan kepercayaan pada bank digital tertinggi di ASEAN, namun kebocoran data tetap menjadi kekhawatiran utama.
Retno Marsudi menyebut perubahan iklim memperparah krisis air dunia dan mendorong kolaborasi untuk mempercepat pencapaian SDGs 2030.
Satlantas Polres Bantul membuka layanan SIM Keliling dan Samsat Keliling di Bantul Creative Expo 2026 pada 1 dan 8 Agustus malam.