25 KK Transmigran Sleman di Arongo Minta Kepastian Hak Lahan
Bupati Sleman dan Konawe Selatan bahas solusi transmigran Arongo. 25 KK asal Sleman minta kepastian hak lahan.
Tangkapan layar kecelakaan kereta api di Prambanan Sleman, Selasa (4/11/2025) - ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Polsek Prambanan bersama PT KAI masih menyelidiki penyebab kecelakaan KA Bangunkarta yang menabrak tiga kendaraan di pelintasan Bokoharjo, Kapanewon Prambanan, Sleman, Selasa (4/11/2025).
Peristiwa ini menyebabkan tiga orang tewas. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian dan seorang lainnya di rumah sakit. Enam korban lainnya menjalani perawatan.
Kapolsek Prambanan, Kompol Dede Setiyarto, mengatakan petugas perlintasan sedang dalam pemeriksaan Unit Reskrim Polsek Prambanan. Ia belum bisa memberikan keterangan lebih detail terkait penyebab kecelakaan tersebut.
Kecelakaan itu melibatkan sembilan orang korban dengan tiga kendaraan. Dede menerangkan sekitar pukul 10.00–10.30 WIB, KA Bangunkarta jurusan Jombang–Pasar Senen melaju dari arah timur ke barat.
Dari arah utara ke selatan, sebuah mobil melintas dengan pengendara motor Scoopy berada di belakangnya. Karena jarak yang berdekatan, baik mobil maupun motor tersebut tertemper kereta.
Nahas, ada pemotor Vario berboncengan melaju dari arah selatan ke utara. Pasangan suami istri ini terpental setelah terkena hantaman pentalan mobil. Baik pengendara Scoopy maupun Vario meninggal dunia di tempat.
“Ada dua lagi pejalan kaki yang terkena pentalan kendaraan itu, jadi totalnya ada sembilan korban,” kata Dede saat ditemui di kantornya, Selasa (4/11/2025).
Pengendara mobil diketahui membawa istri dan dua anaknya yang masih balita. Pasangan suami istri tersebut dirawat di RS Bhayangkara, sedangkan pejalan kaki dan kedua anaknya dirawat di Rumah Sakit Islam Yogyakarta Persaudaraan Djamaah Hadji Indonesia (RSIY PDHI). Adapun korban meninggal dunia dibawa ke RS Bhayangkara.
Empat jam sebelum kecelakaan itu, seorang perempuan juga tertabrak KA Lodaya di Prambanan, Klaten. Menurut Dede, perempuan tersebut mengalami gangguan pendengaran. Potongan tubuhnya terpental hingga Prambanan, Sleman, beberapa meter ke timur dari perlintasan KA Bokoharjo.
Warga sekitar, Wawan, mengaku tidak melihat langsung peristiwa kecelakaan tersebut. Ia datang untuk membantu evakuasi korban dan kendaraan. “Saya ikut mengangkat pengemudi mobil, bapak-bapak. Mobil kemudian kami dorong bersama polisi ke tepi jalan,” kata Wawan.
Sementara warga lainnya, Yesi (26), mengatakan ia melihat palang kereta masih dalam keadaan terbuka ketika kecelakaan terjadi. Sirine palang tak berbunyi dan ia menduga alat tersebut mengalami kerusakan.
“Kalau saya lihat dari arah utara ada mobil merah dan sebuah motor, akhirnya ketabrak. Saya tidak melihat petugas yang mengarahkan, tapi saya lihat petugasnya seperti menggebrak meja. Mungkin bingung (panik),” ujar Yesi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman dan Konawe Selatan bahas solusi transmigran Arongo. 25 KK asal Sleman minta kepastian hak lahan.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.
Polisi menembak kaki pelaku pemerkosaan dan penyekapan wanita asal Kalimantan Utara di Makassar saat mencoba melawan ketika ditangkap.