Jokowi Bakal Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina PSI November 2026
Jokowi disebut bakal dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina PSI pada November 2026 bersamaan Rapimnas dan HUT PSI di Surabaya.
Rektor UII saat mewisuda salah satu lulusan. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Rektor UII Profesor Fathul Wahid mengingatkan pentingnya menguasai lintas disiplin ilmu di era saat ini. Pasalnya persoalan di lapangan tidak bisa hanya diselesaika dengan satu disiplin ilmu.
"Kita hidup di dunia yang tidak lagi menghargai kepastian tunggal. Masalah-masalah hari ini tidak bisa diselesaikan hanya oleh satu disiplin ilmu. Krisis iklim, ketimpangan ekonomi, etika kecerdasan buatan, semuanya menuntut kolaborasi lintasbidang, lintasbahasa, lintas-cara berpikir," katanya dalam sambutan wisuda, Sabtu (25/11/2025).
Oleh karena itu, pendidikan sejati bukanlah soal mencetak ahli sempit, tetapi menumbuhkan manusia yang mampu berpikir luas, berjejaring lintas disiplin, dan menghargai keragaman pengetahuan.
Fathul menambahkan dengan mengutip David Epstein, bahwa dunia kerja modern menuntut knowledge transfer, kemampuan memindahkan pengetahuan dari satu konteks ke konteks lain. "Mereka yang hanya bisa belajar dari pengalaman lama akan tertinggal. Tetapi mereka yang bisa belajar tanpa pengalaman langsung, berimajinasi, mensintesis, dan menghubungkan, merekalah pemimpin masa depan," ujarnya.
Rektor mengingatkan kepada lulusan jangan takut untuk belum menemukan tujuan hidup hari ini. Jangan khawatir bila arah karier suatu saat nanti tiba-tiba berubah. Terkadang perlu berkenalan dulu dengan berbagai pengalaman sebelum tahu mana yang benar-benar cocok.
"Ambillah waktu untuk menjelajah, karena menjelajah bukan membuang waktu, ia adalah cara terbaik untuk menemukan makna, jalur yang paling pas menurut kita. Jangan takut untuk gagal, bahkan untuk berhenti. Kadang berhenti justru langkah paling berani, karena ia memberi ruang untuk hal yang lebih sesuai. Dunia ini terlalu luas untuk dijalani dengan pikiran yang sempit," ujarnya.
Dalam wisuda itu sebanyak 1.419 lulusan dari berbagai jenjang mengikuti prosesi wisuda. Terdiri atas 9 dari program ahli madya, 58 dari program sarjana terapan, 1.221 dari program sarjana, 119 dari program magister, dan 12 dari program doktor. Dengan demikian Universitas Islam Indonesia (UII) total telah melahirkan lebih dari 134.981 lulusan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jokowi disebut bakal dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina PSI pada November 2026 bersamaan Rapimnas dan HUT PSI di Surabaya.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.