Warga Kedungpoh Didorong Mampu Mengubah Sampah Jadi Penghasilan
Bedah buku ini menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan
Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Sokokerep, Kapanewon Semanu, Gunungkidul yang mewakili DIY berhasil meraih Juara Kategori Stand Terbaik dalam ajang Festival dan Kompetisi Komunitas Informasi Masyarakat 2025. /Istimewa.
Harianjogja.com, TANGERANG—Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Sokokerep, Kapanewon Semanu, Gunungkidul yang mewakili DIY berhasil meraih Juara Kategori Stand Terbaik dalam ajang Festival dan Kompetisi Komunitas Informasi Masyarakat 2025.
Kementerian Komunikasi dan Digital memberikan anugerah kepada Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang menjadi mitra strategis Pemerintah dalam pelaksanaan komunikasi publik.
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Fifi Aleyda Yahya menyatakan penghargaan ini merupakan upaya pembinan dan pemberdayaan bagi KIM di seluruh Indonesia.
"Festival ini kami selenggarakan sebagai bentuk apresiasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia kepada seluruh anggota KIM yang selama ini hadir sebagai jembatan informasi untuk masyarakat mulai dari tingkat desa, kelurahan, sampai kota kota besar diseluruh Indonesia," ujarnya dalam Malam Anugerah Festival dan Kompetisi KIM 2025 di Tangerang, Banten, Sabtu (15/11/2025).
Menurutnya, di era informasi yang bergerak begitu cepat KIM bukan hanya penting tetapi juga menentukan arah kualitas ruang publik, selain itu Fifi Aleyda Yahya juga memberikan selamat serta apresiasi kepada para KIM yang telah berpartisipasi dalam Festival KIM 2025,
"Dan semoga kedepan semakin banyak Kelompok Informasi Masyarakat yang mengikuti festival dan Kompetisi KIM kedepannya," ujarnya
Pengurus KIM Sokokerep Semanu Dede mengaku senang dan bangga bisa membawa pulang penghargaan mewakili DIY dan nama baik desanya,
"Selama ini usaha kita gak sia-sia yaa, karena yang selalu kita persiapkan itu tentang stand ya dan akhirnya kita bisa membawa pulang penghargaan kategori stand rasanya semua terbayarkan," katanya.
Ia berharap ke depan dapat memberikan dampak positif yang semakin luas melalui Kelompok Informasi Masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku ini menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.