Garudayaksa FC Juara Pegadaian Championship, Ini Kata Pelatih Widodo
Garudayaksa FC keluar sebagai juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah mengalahkan PSS Sleman di partai final.
Suasana seremonial peluncuran Kampung Peramalan OPT di Kalurahan Sumbersari, Moyudan pada Minggu (23/11/2025)./Istimewa -- Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Kabupaten Sleman terpilih sebagai satu dari empat wilayah percontohan program Kampung Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) di Indonesia. Program yang diinisiasi Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian ini resmi diluncurkan di Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, pada Minggu (23/11/2024).
Peluncuran ditandai dengan penanaman padi dan pemotongan tumpeng oleh jajaran Ditjen Tanaman Pangan bersama Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.
Sekretaris Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Akhmad Musyafak, menjelaskan program ini bertujuan memprediksi populasi hama di wilayah tertentu sekaligus menjadi model praktik pengamatan, peramalan, dan pengendalian OPT.
“Program berkelanjutan ini memberikan percontohan penerapan pengamatan, peramalan, dan pengendalian OPT jika diperlukan,” ujarnya, Minggu (23/11/2024).
Moyudan dipilih sebagai lokasi percontohan karena potensi pertaniannya dan statusnya sebagai daerah endemis hama tikus. Musyafak menambahkan, petani akan belajar langsung proses pengamatan, peramalan, dan pengendalian OPT di bawah bimbingan Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT).
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyambut positif program tersebut. Ia menyebut pengendalian hama menjadi perhatian khusus, terutama di wilayah Sleman Barat yang merupakan salah satu penyangga ketahanan pangan DIY.
“Program Kampung Peramalan OPT sejalan dengan pembangunan pertanian modern yang mengedepankan presisi, efisiensi, dan keberlanjutan,” ujarnya.
Danang meyakini kehadiran kampung peramalan ini akan membantu petani mengambil keputusan lebih tepat, cepat, dan akurat.
“Informasi dari sistem peramalan akan membantu petani menentukan waktu tanam, memilih varietas, dan melakukan pengendalian hama secara terpadu,” imbuhnya.
Pemkab Sleman berkomitmen mendorong digitalisasi pertanian melalui penguatan sistem informasi, pemanfaatan sensor lapangan, peningkatan kapasitas penyuluh, dan kolaborasi dengan perguruan tinggi.
“Kami berharap Kampung Peramalan OPT ini tidak hanya berhenti sebagai proyek percontohan, tetapi dapat direplikasi di berbagai wilayah lain,” pungkas Danang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Garudayaksa FC keluar sebagai juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah mengalahkan PSS Sleman di partai final.
PSBS Biak vs Arema FC berakhir 2-4 di babak pertama. Trio Brasil tampil ganas, ini jalannya laga dan susunan pemain.
Adhi Karya bagikan susu tiap bulan untuk siswa SDN Nglarang Sleman sebagai dukungan proyek Tol Jogja-Solo.
Trump klaim kesepakatan dagang besar dengan Xi Jinping. China disebut beli 200 pesawat Boeing dan bahas Selat Hormuz.
Aston Villa vs Liverpool jadi laga penentuan Liga Champions. Salah comeback, ini prediksi skor dan susunan pemain.
Dua truk adu banteng di Sragen Wetan, tiga awak luka dan dirawat di RSUD. Diduga akibat pengemudi kurang konsentrasi.