Luis de la Fuente Bangga Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente bangga timnya menjuarai Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 di final.
Ratusan warga di ikut meramaiakan kirab budaya Merti Kali Winongo di Lapangan Prupukan, Kelurahan Pringgokusuman, Kemantren Gedongtengen, Kota Jogja, Minggu (23/11/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu saranan promosi destinasi wisata pinggiran Sungai Winongo. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan warga di ikut meramaiakan kirab budaya Merti Kali Winongo di Lapangan Prupukan, Kelurahan Pringgokusuman, Kemantren Gedongtengen, Kota Jogja, Minggu (23/11/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu saranan promosi destinasi wisata pinggiran Sungai Winongo.
Ketua Panitia Merti Kali Winongo, Pringgokusuman, Kota Jogja Sigit Parwanto menyatakan kegiatan budaya kali ini telah digelar keempat kalinya dengan skala besar. Termasuk melibatkan banyak UMKM warga sekitar. Adapun alur kirabnya dimulai dari Lapangan Prupukan, pawai kemudian melewati kawasan talut Notoyudan menuju RW 25 untuk menjemput
Gunungan.
"Kemudian berhenti juga di Belik Kidul Genduri, ambil air di belik kemudian lanjut jalan menuju ke selatan, ada turun
ke kali tebar benih ikan. Ada rangkaian nyekar di Makam Kluron juga kemudian kembali ke Panggung, Lapangan Prupukan untuk pentas budaya," katanya.
Sekretaris Panitia Merti Kali Winongo Ngatijo menambahkan kegiatan kirab itu diikuti sekitar 300 warga berasal dari 30 RW pada 5 RW di Pringgokusuman. Melalui kegiatan merti kali tersebut, warga sudah sepakat untuk menjadi sungai sebagai muka sehingga berkomitmen untuk merawatnya. Pasalnya saat ini kawasan pinggiran sungai sudah tertata dengan harapan ke depan lebih banyak program wisata yang bisa digulirkan.
"Termasuk merti kali ini harapannya menjadi sarana promosi wisata. Kami berupaya bagaimana potensi sungai ini bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata yang menarik," ucapnya.
Bahkan sudah terbentuk kelompok karawitan berbagai usia yang juga ditampilkan dalam pentas budaya tersebut. Di antaranya Karawitan Pringgo Mustiko anak-anak, remaja dan ibu-ibu. Kegiatan itu juga diisi berbagai tarian serta flashmob.
Mantri Pamong Praja Kemantren Gedongtengen Pargiyat sepakat bahwa acara seperti merti kali bisa menjadi salah satu upaya untuk destinasi wisata budaya yang unik dan menarik. Ia mendorong agar kedepan bisa saling berkolaborasi dengan kelurahan terdekat sehingga bisa wisata terpadu.
"Nanti bisa mengembangkan potensi masing-masing sehingga wisatawan bisa memilih sesuai kebutuhan. Kami terus mendorong ini bisa menjadi wisata yang menarik. UMKM di sini juga sudah banyak sekali, termasuk yang diikutkan dalam pentas budaya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente bangga timnya menjuarai Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 di final.
RUU PFII yang terdiri atas 10 bab dan 73 pasal segera disahkan. Atur insentif pajak, pengadilan khusus, dan pusat finansial internasional Indonesia.
Kesbangpol Kulonprogo menggencarkan program Goes to School di 46 sekolah untuk mencegah kenakalan remaja, bullying, judi online, dan tawuran pelajar.
Iran menyatakan siap menghadapi invasi AS ke Pulau Kharg sekaligus mengkaji usulan perdamaian dari mediator untuk meredakan konflik.
Proyek penggantian Jembatan Kewek di Kota Jogja mencapai progres 13,54 persen dan melampaui target. Pembongkaran jembatan lama segera dilakukan.
BRIN menemukan spesies baru ikan gobi udang Tomiyamichthys oriens di perairan Banyuwangi, Jawa Timur, yang memiliki warna jingga khas dan dipublikasikan dalam j