Komisi B DPRD Kota Jogja Minta Target Pendapatan 2027 Realistis
Komisi B DPRD Kota Jogja Soroti Penurunan Pendapatan Taman Budaya, Target 2027 Diminta Realistis
Lalu lintas di Simpang Jembatan Kewek terlihat padat pada Jumat (29/12/2023). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA— Pemerintah Kota Jogja segera membatasi kendaraan berdimensi besar melintas di Jembatan Kewek sebagai langkah cepat mencegah kerusakan bertambah parah. Aturan tersebut disiapkan setelah kondisi jembatan dinilai memerlukan penanganan mendesak demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja, Agus Arif Nugroho, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Ditlantas Polda DIY, Satlantas Polresta Jogja, dan DPUPKP Kota Jogja untuk menyusun sejumlah opsi rekayasa lalu lintas sebagai penanganan jangka pendek. Pembatasan kendaraan besar menjadi pilihan utama untuk mengurangi tekanan beban pada struktur jembatan.
Untuk mencegah kendaraan berdimensi besar tetap melintas, Pemkot Jogja akan memasang alat pengendali pengguna jalan di sekitar lokasi. Opsi yang kini mengemuka adalah pemasangan portal pembatas di simpang Legend Coffee yang menjadi akses terdekat ke jembatan.
“Kemungkinan akan kita lakukan pemasangan portal ketinggian di simpang Legend yang paling dekat itu,” kata Arif, Kamis (27/11/2025).
Portal tersebut dirancang memiliki ketinggian 3,4 meter sehingga kendaraan besar otomatis tidak dapat melewati jalur menuju Jembatan Kewek. Menurut Arif, sarana dan prasarana pendukung tengah dipersiapkan dan diperkirakan membutuhkan waktu empat hingga lima hari untuk pemasangan.
Dengan estimasi tersebut, portal pembatas ditarget dapat berfungsi pada awal Desember 2025. Arif berharap pembatasan ini mampu mengurangi tekanan kendaraan besar sehingga kondisi jembatan tidak semakin memburuk.
Selain pembatasan kendaraan, Dishub juga menyiapkan beberapa opsi rekayasa lalu lintas lainnya. Beberapa di antaranya mencakup upaya menghindari penumpukan kendaraan di atas jembatan, terutama jelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ketika arus lalu lintas meningkat tajam.
Sejumlah rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan bersama Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo. Pemkot berkomitmen memastikan setiap langkah yang diambil efektif menjaga keamanan serta kelancaran lalu lintas di kawasan Jembatan Kewek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi B DPRD Kota Jogja Soroti Penurunan Pendapatan Taman Budaya, Target 2027 Diminta Realistis
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.