Sebelum Meninggal, Den Baguse Ngarsa Sempat Ngangkring Bersama Kakak
Keluarga mengenang Den Baguse Ngarsa sebagai sosok serius, jarang mengeluh sakit, dan sehari sebelum meninggal masih sempat ngangkring.
Lalu lintas di Simpang Jembatan Kewek terlihat padat pada Jumat (29/12/2023). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA— Pemerintah Kota Jogja segera membatasi kendaraan berdimensi besar melintas di Jembatan Kewek sebagai langkah cepat mencegah kerusakan bertambah parah. Aturan tersebut disiapkan setelah kondisi jembatan dinilai memerlukan penanganan mendesak demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja, Agus Arif Nugroho, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Ditlantas Polda DIY, Satlantas Polresta Jogja, dan DPUPKP Kota Jogja untuk menyusun sejumlah opsi rekayasa lalu lintas sebagai penanganan jangka pendek. Pembatasan kendaraan besar menjadi pilihan utama untuk mengurangi tekanan beban pada struktur jembatan.
Untuk mencegah kendaraan berdimensi besar tetap melintas, Pemkot Jogja akan memasang alat pengendali pengguna jalan di sekitar lokasi. Opsi yang kini mengemuka adalah pemasangan portal pembatas di simpang Legend Coffee yang menjadi akses terdekat ke jembatan.
“Kemungkinan akan kita lakukan pemasangan portal ketinggian di simpang Legend yang paling dekat itu,” kata Arif, Kamis (27/11/2025).
Portal tersebut dirancang memiliki ketinggian 3,4 meter sehingga kendaraan besar otomatis tidak dapat melewati jalur menuju Jembatan Kewek. Menurut Arif, sarana dan prasarana pendukung tengah dipersiapkan dan diperkirakan membutuhkan waktu empat hingga lima hari untuk pemasangan.
Dengan estimasi tersebut, portal pembatas ditarget dapat berfungsi pada awal Desember 2025. Arif berharap pembatasan ini mampu mengurangi tekanan kendaraan besar sehingga kondisi jembatan tidak semakin memburuk.
Selain pembatasan kendaraan, Dishub juga menyiapkan beberapa opsi rekayasa lalu lintas lainnya. Beberapa di antaranya mencakup upaya menghindari penumpukan kendaraan di atas jembatan, terutama jelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ketika arus lalu lintas meningkat tajam.
Sejumlah rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan bersama Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo. Pemkot berkomitmen memastikan setiap langkah yang diambil efektif menjaga keamanan serta kelancaran lalu lintas di kawasan Jembatan Kewek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Keluarga mengenang Den Baguse Ngarsa sebagai sosok serius, jarang mengeluh sakit, dan sehari sebelum meninggal masih sempat ngangkring.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.