110 Investor dan Family Office Asia Tertarik dengan PFII
Rosan Roeslani menyebut 110 investor dan family office Asia merespons positif pengembangan PFII yang tahap awalnya disiapkan di Jakarta.
Bajaj Maxride saat menjemput penumpang. /Dok-Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Minat wisatawan terhadap layanan Bajaj Maxride di Jogja terus meningkat seiring kebutuhan transportasi wisata yang nyaman dan transparan.
Kehadiran armada roda tiga modern ini dianggap memudahkan mobilitas wisatawan, terutama untuk perjalanan singkat, dari pusat belanja hingga menuju stasiun dan bandara. Melalui aplikasi Maxride, pengguna dapat mengecek tarif, memesan perjalanan, hingga membayar secara non-tunai tanpa repot.
Bajaj Maxride juga menawarkan kabin tertutup, ruang bagasi luas, serta mesin Euro 4 yang lebih halus dan ramah lingkungan. Testimoni wisatawan menunjukkan layanan ini tidak hanya praktis, tetapi juga menambah kenyamanan selama berwisata di Kota Pelajar.
Berbeda dengan kesan bajaj konvensional pada masa lalu, armada Bajaj Maxride tampil lebih nyaman dan ramah pengguna. Melalui aplikasi Maxride, wisatawan dapat memesan perjalanan secara mudah, mengecek tarif sebelum berangkat, hingga melakukan pembayaran non-tunai. Layanan ini menjadi favorit wisatawan mancanegara maupun domestik yang sudah akrab dengan sistem transportasi digital.
Seorang wisatawan asal Bandung bernama Imas, yang ditemui setelah berbelanja di Pasar Beringharjo, mengaku puas menggunakan layanan tersebut. Menurutnya dengan naik Maxride dari stasiun menuju tujuan wisata sangat membantuterutama kalau bawa koper dan tas banyak.
"Kabinnya tertutup jadi enggak panas. Mau ke mana-mana juga tinggal pesan lagi lewat aplikasi. Nyaman banget pokoknya,” ujarnya.
Adapun Beeti, wisatawan dari Jakarta saat berkunjung ke Jogja menuturkan hal serupa. Ia beberapa kali naik Maxride untuk perjalanan ke pasar. Kendaraannya tergolong cukup lebar dan enak untuk membawa barang. "Selain itu tarifnya juga langsung kelihatan di aplikasi, jadi praktis dan enggak ribet,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rosan Roeslani menyebut 110 investor dan family office Asia merespons positif pengembangan PFII yang tahap awalnya disiapkan di Jakarta.
Donny Damara dan Dimas Aditya mengungkap tantangan syuting film Munafik Indonesia, termasuk mantra Jawa kuno dan bacaan Al Quran.
Presiden Prabowo menyebut digitalisasi bansos telah berjalan di 153 kabupaten/kota dan menjangkau lebih dari 3 juta keluarga.
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa M7,7 di NTT dan menyiapkan bantuan.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jogja-Wates, Bantul, Sabtu pagi. Dua pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah tertabrak bus.
Suzuki mulai menyerahkan XL7 terbaru kepada konsumen. Pesanan mencapai lebih dari 1.300 unit dalam 16 hari sejak diluncurkan.