Investasi Ilegal Marak, OJK Diminta Perketat Pengawasan
Konsultan keuangan Elvi Diana meminta OJK memperketat screening dan edukasi publik guna mencegah maraknya investasi ilegal.
Canter Bus Mitsubishi menjadi andalan angkutan wisata Jogja-Solo. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Canter Bus Mitsubishi kian diminati sebagai armada angkutan wisata di wilayah Jogja dan Solo. Sun Star Motor mencatat sebagian besar pengguna kendaraan ini berasal dari sektor pariwisata.
Selain pelaku wisata, Canter Bus juga digunakan oleh lembaga pendidikan, pengelola kawasan, hingga perusahaan. Namun, dominasi penggunaan masih berada pada sektor wisata karena kapasitas dan spesifikasinya dinilai paling sesuai untuk mobilitas rombongan wisatawan.
Melalui kegiatan Mozaik Canter Bus, Sun Star Motor bersama mitra karoseri memperkenalkan spesifikasi, pilihan unit, serta program penjualan kepada pelanggan, di Sleman pada Jumat (12/12/2025) malam. Langkah ini dilakukan untuk memperluas pemahaman konsumen sekaligus menjaga keberlanjutan pasar Canter Bus di Jogja-Solo.
Branch Manager PT Sun Star Motor Sleman, Eko Sugeng Riyadi mengatakan pertemuan itu digelar untuk terus mendorong penjualan tipe Canter Bus khususnya untuk empat roda dan enam roda. Saat ini untuk area Jogja dan Solo sudah ada produk Canter Bus yang sudah digunakan banyak klien. Sebagian besar merupakan pelaku usaha di sektor pariwisata.
"Selama ini gathering untuk semua tipe, tetapi kali ini khusus Canter Bus, ini kebetulan pelanggan dari area Jogja dan Solo. Karena rutenya memang Jogja Solo untuk angkutan pariwisata. Mereka beberapa sudah pernah ada yang membeli bahkan repeat order juga, ada yang belum pernah sehingga kami kenalkan Canter Bus ini," ujarnya.
Ia memastikan untuk wilayah DIY Canter Bus jenis empat roda dan enam roda pasarnya masih potensial dengan jumlah 18 tempat duduk. Kategori ini biasanya digunakan untuk angkutan pariwisata. Dalam sebulan mampu menjual 3 hingga 4 unit untuk wilayah Jogja dan Solo.
"Karena segmennya ini terbatas, sehingga kami benar-benar harus konsisten menjaga para pelanggan, salah satunya melalui silaturahmi seperti ini," ujarnya.
Menurutnya untuk target penjualan Canter Bus pada 2026 pun masih di angka yang sama antara 3 hingga 4 unit per bulan. Pasalnya kondisi perekonomian belum sepenuhnya tumbuh. "Prediksi kami market ini akan tumbuh signfikan di dua atau tiga tahun lagi, dengan melihat kondisi ekonomi saat ini. Makanya kami konsisten bertahan," ucapnya.
Branch Manager Solo-Sragen Pak Aang Sitomang menambahkan kegiatan itu untuk menjalin silaturahmi para pelanggan Mitsubishi di wilayah Jogja-Solo. "Pelanggan diberikan berbagai penjelasan terkait spesifikasi Canter Bus, pilihan-pilihannya hingga bagaimana cara memesan dan berbagai program menarik," katanya.
Open Sales Karoseri Trijaya Union Rain Januardo menyatakan saat ini sudah banyak pelanggan dari kalangan lembaga maupun perusahaan yang menggunakan Canter Bus. Mulai dari sektor pendidikan seperti perguruaan tinggi, pengelola kawasan, perusahaan tambang.
"Akan tetapi saat ini memang masih dominan terhadap pelaku usaha bidang wisata, karena sangat cocok untuk mendukung mobilitas wisatawan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Konsultan keuangan Elvi Diana meminta OJK memperketat screening dan edukasi publik guna mencegah maraknya investasi ilegal.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.