BPBD Gunungkidul Kaji Sinkhole Tileng Bersama Tim Undip
BPBD Gunungkidul menggandeng tim ahli Undip untuk mengkaji sinkhole di Tileng, Girisubo, yang terus melebar di area pertanian warga.
Logo SEA Games Thailand 2025
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gunungkidul mencatat terdapat dua atlet dan dua pelatih asal Gunungkidul yang mengikuti ajang SEA Games ke-25 di Thailand. Meski demikian, hingga Minggu (14/12/2025) siang, belum ada kepastian apakah wakil dari Bumi Handayani tersebut turut menyumbang medali bagi kontingen Indonesia.
Kepala Dispora Gunungkidul Supriyanto mengatakan, dua atlet asal Gunungkidul yang berlaga di SEA Games 2025 adalah Hokky Caraka Bintang Brillian pada cabang olahraga sepak bola serta Anang Febrian dari cabang menembak nomor air rifle.
“Yang sudah bertanding di cabang sepak bola. Namun dari cabor ini dipastikan tidak mendapatkan medali karena kesebelasan Indonesia gagal lolos ke semifinal,” kata Supriyanto, Minggu siang.
Selain atlet, terdapat pula dua pelatih asal Gunungkidul yang terlibat dalam SEA Games 2025 Thailand. Keduanya adalah Heri Surahno sebagai pelatih cabang olahraga jalan cepat serta Maranthika Setyantoko di cabang lari 1.500 meter.
Meski jumlahnya tidak banyak, Supriyanto mengaku bangga atas keterlibatan atlet dan pelatih asal Gunungkidul di ajang olahraga tingkat Asia Tenggara tersebut. Ia menegaskan komitmen Dispora Gunungkidul untuk terus memajukan prestasi olahraga melalui pembinaan yang berjenjang dan berkelanjutan.
“Kami terus menggandeng KONI untuk pembinaan atlet-atlet olahraga prestasi. Mudah-mudahan ke depan prestasi bisa terus ditingkatkan sehingga mampu mengharumkan nama Gunungkidul,” ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah menyerahkan bonus atlet berprestasi senilai Rp4,4 miliar pada 9 Desember 2025 lalu. Penyerahan dilakukan di kawasan Pantai Krakal, Kalurahan Ngestirejo, Kapanewon Tanjungsari.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, termasuk atlet disabilitas, yang telah mengharumkan nama daerah melalui ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Peparda) maupun Peparda.
Menurut Endah, prestasi yang diraih para atlet tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda Gunungkidul untuk berani bermimpi dan berjuang meraih prestasi tertinggi.
“Reward yang diberikan merupakan bentuk apresiasi sekaligus pengakuan bahwa prestasi lahir dari disiplin, ketekunan, dan keberanian untuk terus mengasah kemampuan yang dimiliki,” katanya.
Endah menegaskan komitmen Pemkab Gunungkidul untuk terus memajukan olahraga daerah.
“Pemkab Gunungkidul berkomitmen penuh untuk memperkuat pembinaan serta menyediakan fasilitas yang lebih baik agar prestasi olahraga dapat terus meningkat,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul menggandeng tim ahli Undip untuk mengkaji sinkhole di Tileng, Girisubo, yang terus melebar di area pertanian warga.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.