18 Guru Mundur Pilih Kerja di SPPG, DPRD DIY Desak Evaluasi Anggaran
Sebanyak 18 guru mundur di Kulonprogo dan ada yang memilih berkerja di SPPG. DPRD DIY menilai kesejahteraan rendah jadi penyebab utama dan minta evaluasi.
Eko Suwanto, Ketua Komisi A dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY. - Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Komisi A DPRD DIY menekankan pentingnya mitigasi bencana dan kesiapan lintas sektor guna menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di tengah potensi cuaca ekstrem.
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, mengatakan Yogyakarta menjadi magnet wisata nasional dan internasional saat libur akhir tahun. Tingginya mobilitas wisatawan tersebut menuntut keseriusan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan rasa aman dan nyaman selama liburan.
“Komisi A meneguhkan komitmen bersama Pemda untuk mewujudkan liburan yang aman, nyaman, dan selamat. Tantangannya adalah memastikan seluruh proses liburan ini benar-benar memberi rasa aman bagi semua pihak,” ujarnya, Selasa (23/12/2025).
Komisi A merekomendasikan Pemda DIY serta pemerintah kabupaten dan kota memperkuat koordinasi lintas instansi, mulai dari aparat keamanan, dinas perhubungan, hingga BPBD. Sinergi ini dinilai krusial untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan sekaligus potensi gangguan keamanan dan kebencanaan selama Nataru.
Perhatian khusus diminta pada destinasi wisata berisiko tinggi seperti kawasan pantai selatan, wilayah perbukitan, dan pegunungan. Eko menegaskan seluruh destinasi wisata harus dipastikan memiliki standar mitigasi bencana yang memadai, seiring potensi hujan lebat, gelombang tinggi, dan longsor akibat kondisi hidrometeorologi.
“Kita harus pastikan lokasi wisata benar-benar siap. Jangan sampai wisatawan datang tanpa perlindungan yang cukup dari risiko bencana,” katanya.
Selain peran pemerintah, Komisi A mendorong partisipasi aktif masyarakat dan wisatawan dalam perencanaan perjalanan yang aman. Pemanfaatan informasi cuaca dari BMKG melalui aplikasi resmi dinilai penting agar wisatawan dapat menyesuaikan rencana perjalanan dengan kondisi cuaca terkini.
Komisi A juga meminta Pemda DIY berkoordinasi dengan BPBD untuk mengonsolidasikan relawan penanggulangan bencana agar siaga penuh selama libur Tahun Baru. Keberadaan relawan di lapangan menjadi bagian penting dalam mempercepat respons jika terjadi keadaan darurat.
“Relawan harus diaktifkan dan disiagakan. Ini adalah bentuk kesiapsiagaan bersama agar libur Tahun Baru di DIY berlangsung aman dan selamat,” ujarnya.
Di sektor lalu lintas, Komisi A mendorong Pemda DIY bersama Polda DIY menyiapkan rekayasa lalu lintas di jalur rawan kepadatan dan kecelakaan, seperti akses menuju Gunungkidul melalui Piyungan dan Cinomati. Masyarakat diimbau mematuhi aturan lalu lintas dan memastikan kelengkapan keselamatan berkendara.
Dengan penguatan mitigasi bencana, kesiapsiagaan relawan, dan rekayasa lalu lintas, Komisi A DPRD DIY berharap libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di Yogyakarta dapat berlangsung aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat maupun wisatawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 18 guru mundur di Kulonprogo dan ada yang memilih berkerja di SPPG. DPRD DIY menilai kesejahteraan rendah jadi penyebab utama dan minta evaluasi.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.
Bank Jateng resmi meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart yang berlokasi di lingkungan Universitas Sebelas Maret