Antrean Mengular Driver Ojol Jogja Tercekik Kenaikan Harga Pertamax
Dampak kenaikan harga Pertamax memicu antrean panjang dan kelangkaan Pertalite bagi driver ojol di Jogja. Simak keluhan pengemudi soal pendapatan yang tergerus.
Eko Suwanto, Ketua Komisi A dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY. - Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Komisi A DPRD DIY menekankan pentingnya mitigasi bencana dan kesiapan lintas sektor guna menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di tengah potensi cuaca ekstrem.
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, mengatakan Yogyakarta menjadi magnet wisata nasional dan internasional saat libur akhir tahun. Tingginya mobilitas wisatawan tersebut menuntut keseriusan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan rasa aman dan nyaman selama liburan.
“Komisi A meneguhkan komitmen bersama Pemda untuk mewujudkan liburan yang aman, nyaman, dan selamat. Tantangannya adalah memastikan seluruh proses liburan ini benar-benar memberi rasa aman bagi semua pihak,” ujarnya, Selasa (23/12/2025).
Komisi A merekomendasikan Pemda DIY serta pemerintah kabupaten dan kota memperkuat koordinasi lintas instansi, mulai dari aparat keamanan, dinas perhubungan, hingga BPBD. Sinergi ini dinilai krusial untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan sekaligus potensi gangguan keamanan dan kebencanaan selama Nataru.
Perhatian khusus diminta pada destinasi wisata berisiko tinggi seperti kawasan pantai selatan, wilayah perbukitan, dan pegunungan. Eko menegaskan seluruh destinasi wisata harus dipastikan memiliki standar mitigasi bencana yang memadai, seiring potensi hujan lebat, gelombang tinggi, dan longsor akibat kondisi hidrometeorologi.
“Kita harus pastikan lokasi wisata benar-benar siap. Jangan sampai wisatawan datang tanpa perlindungan yang cukup dari risiko bencana,” katanya.
Selain peran pemerintah, Komisi A mendorong partisipasi aktif masyarakat dan wisatawan dalam perencanaan perjalanan yang aman. Pemanfaatan informasi cuaca dari BMKG melalui aplikasi resmi dinilai penting agar wisatawan dapat menyesuaikan rencana perjalanan dengan kondisi cuaca terkini.
Komisi A juga meminta Pemda DIY berkoordinasi dengan BPBD untuk mengonsolidasikan relawan penanggulangan bencana agar siaga penuh selama libur Tahun Baru. Keberadaan relawan di lapangan menjadi bagian penting dalam mempercepat respons jika terjadi keadaan darurat.
“Relawan harus diaktifkan dan disiagakan. Ini adalah bentuk kesiapsiagaan bersama agar libur Tahun Baru di DIY berlangsung aman dan selamat,” ujarnya.
Di sektor lalu lintas, Komisi A mendorong Pemda DIY bersama Polda DIY menyiapkan rekayasa lalu lintas di jalur rawan kepadatan dan kecelakaan, seperti akses menuju Gunungkidul melalui Piyungan dan Cinomati. Masyarakat diimbau mematuhi aturan lalu lintas dan memastikan kelengkapan keselamatan berkendara.
Dengan penguatan mitigasi bencana, kesiapsiagaan relawan, dan rekayasa lalu lintas, Komisi A DPRD DIY berharap libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di Yogyakarta dapat berlangsung aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat maupun wisatawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dampak kenaikan harga Pertamax memicu antrean panjang dan kelangkaan Pertalite bagi driver ojol di Jogja. Simak keluhan pengemudi soal pendapatan yang tergerus.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
BPKH membuka rekrutmen pegawai 2026 untuk delapan posisi Asisten Manajer. Simak syarat, daftar formasi, dan jadwal penutupan pendaftaran.