SDN Pingit Sebut MBG Bantu Siswa yang Berangkat Tanpa Sarapan
SDN Pingit menilai Program Makan Bergizi Gratis membantu siswa dari keluarga prasejahtera. Selama hampir setahun berjalan, belum ada kasus keracunan makanan.
Sekretaris Komisi C DPRD DIY, Koeswanto meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026). -Ist/Dok. DPRD DIY
Harianjogja.com, JOGJA--Sekretaris Komisi C DPRD DIY, Koeswanto, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 10.00 WIB di RSA UGM. Jenazahnya dimakamkan di Sasonoloyo Bantulan pada hari yang sama pukul 16.00 WIB.
Sekretaris DPRD DIY, Yudi Ismono, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Koeswanto. Dia mengenang almarhum sebagai sosok yang santun, akrab, dan ringan tangan dalam membantu sesama. “Yang jelas, beliau itu orangnya akrab dan santun,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Yudi mengaku terkejut mendengar kabar duka tersebut. Pasalnya, selama ini dia tidak pernah mengetahui Koeswanto memiliki riwayat penyakit. “Mboten [tidak pernah dengar beliau sakit]. Setahu saya Beliau sehat,” katanya.
Menurut Yudi, kenangan terakhirnya bersama almarhum terjadi belum lama ini. Dia menceritakan kebiasaan Koeswanto yang lebih sering datang langsung ke ruangannya untuk sekadar berbincang santai, berbeda dengan kebanyakan orang yang biasanya memanggilnya ke ruangan mereka. “Biasanya kalau yang lain saya dipanggil ke ruangan, tapi beliau justru lebih sering datang ke ruangan saya. Kami ngobrol santai, guyon,” ujarnya.
Dalam perbincangan terakhir tersebut, Yudi juga mengingat bagaimana Koeswanto menunjukkan kepeduliannya terhadap orang lain. Menurutnya dia sempat menyampaikan permintaan bantuan terkait dengan salah satu staf DPRD DIY yang mengalami persoalan keluarga karena harus terpisah jarak dengan suaminya. “Beliau menyampaikan ada staf yang setelah menikah harus pisah dengan suaminya karena pekerjaan. Beliau minta tolong apakah bisa dibantu agar suaminya bisa bekerja di Jogja,” katanya.
Permintaan itu kemudian ditindaklanjuti oleh Yudi. Dia bersyukur upaya tersebut membuahkan hasil, sebulan kemudian suami staf tersebut akhirnya bisa bekerja di sebuah perusahaan Jogja. “Alhamdulillah, sebulan setelahnya suaminya bisa dipindahkan bekerja di Jogja,” ujarnya.
Yudi menilai kepedulian dan ketulusan Koeswanto dalam membantu orang lain menjadi salah satu hal yang paling membekas dalam ingatannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SDN Pingit menilai Program Makan Bergizi Gratis membantu siswa dari keluarga prasejahtera. Selama hampir setahun berjalan, belum ada kasus keracunan makanan.
Pemkab Magelang mengingatkan kepala desa agar transparan mengelola dana desa dan peduli terhadap kenakalan remaja menjelang Pilkades Serentak 2026.
Konsumsi Pertalite meningkat pada Juli 2026. Pemerintah disarankan menyiapkan tambahan kuota BBM subsidi sebesar 1,5 hingga 2 juta kL.
Layanan jemput bola e-KTP di Kulonprogo mempermudah penyandang disabilitas mengakses layanan administrasi dan program pemerintah.
Penataan bantaran sungai di Kota Jogja ditargetkan tuntas bertahap hingga 2029. Progres sejumlah lokasi kini telah mencapai 50%.
Dua pabrik garmen di Jawa Tengah berpotensi melakukan PHK terhadap 1.470 pekerja. Pemerintah menyiapkan langkah mitigasi.