JPU Sebut Pengaturan Kuota Haji Tambahan Lewat Satu Pintu
Jaksa KPK mengungkap pengisian kuota haji tambahan 2023-2024 dilakukan melalui satu pintu lewat Fuad Hasan Masyhur. Fakta itu terungkap dalam sidang dakwaan man
Wisata Pantai Parangtritis, Bantul - Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul meningkatkan kesiapan layanan wisata dengan menambah jumlah personel pemungut retribusi di tempat pemungutan retribusi (TPR) hingga tiga kali lipat. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Saryadi, mengatakan jumlah petugas retribusi yang bertugas di seluruh TPR destinasi wisata Bantul pada hari biasa mencapai sekitar 40 orang. Selama masa libur Nataru, jumlah tersebut ditingkatkan menjadi sekitar 120 orang.
“Sebagai antisipasi lonjakan potensi jumlah wisatawan selama Nataru, untuk pelayanan di TPR kita menambah personel dari sekitar 40 orang petugas retribusi menjadi tiga kali lipat atau sekitar 120 orang,” kata Saryadi di Bantul, Rabu (24/12/2025), dikutip Kamis (25/12/2025).
Seluruh petugas TPR tersebut disiagakan sejak libur Natal hingga setelah perayaan Tahun Baru. Penebalan personel difokuskan pada destinasi dengan potensi lonjakan pengunjung tertinggi, terutama kawasan wisata pantai selatan Bantul.
Menurut Saryadi, penambahan personel ini diharapkan mampu memastikan pelayanan tiket masuk berjalan lancar dan seluruh wisatawan terlayani dengan baik, sekaligus meminimalkan potensi kebocoran retribusi di tengah meningkatnya arus kunjungan.
“Harapannya semua pengunjung bisa terlayani dengan baik dan tidak ada wisatawan yang tidak membayar retribusi, meskipun terjadi lonjakan kunjungan,” ujarnya.
Meski demikian, Dinas Pariwisata Bantul tidak memasang target khusus jumlah kunjungan wisatawan selama libur Nataru. Hal tersebut lantaran sektor pariwisata Bantul sangat dipengaruhi kondisi cuaca, mengingat mayoritas destinasi wisata yang dikelola merupakan wisata alam.
“Kita tidak pasang target kunjungan untuk Nataru ini, kita mengalir saja. Mudah-mudahan minimal sama dengan tahun kemarin, karena Nataru tahun lalu jumlah kunjungan mencapai sekitar 200 ribu wisatawan dari 20 Desember sampai 5 Januari,” katanya.
Ia menambahkan, libur akhir tahun 2025 bertepatan dengan musim hujan yang berpotensi disertai cuaca ekstrem. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan ke Bantul.
“Mudah-mudahan tidak ada cuaca ekstrem. Wisata kita mayoritas wisata alam, sehingga sangat sensitif terhadap cuaca. Kalau tidak hujan, insyaallah tingkat kunjungan bisa lumayan,” ucapnya.
Saryadi juga mengungkapkan bahwa tren kunjungan wisatawan ke destinasi Bantul, khususnya kawasan pantai selatan, sudah mulai mengalami peningkatan menjelang perayaan Natal 2025. Ia berharap tren positif tersebut dapat berlanjut hingga akhir masa libur Tahun Baru.
“Saat ini sudah ada peningkatan kunjungan. Kalau selama Nataru ini bisa mencapai sekitar 200 ribu pengunjung, itu sudah lumayan di tengah kondisi seperti sekarang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jaksa KPK mengungkap pengisian kuota haji tambahan 2023-2024 dilakukan melalui satu pintu lewat Fuad Hasan Masyhur. Fakta itu terungkap dalam sidang dakwaan man
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.