Kemarau Panjang, Harga Cabai Rawit di Sleman Tembus Rp70.000
Harga cabai rawit di sejumlah pasar rakyat Sleman tembus Rp70.000 per kilogram akibat pasokan berkurang selama kemarau panjang.
Gerbang Tol Prambanan setelah dibuka pada Rabu (2/7/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN— Arus kendaraan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mendorong lonjakan volume lalu lintas di sejumlah ruas tol yang dikelola Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara). Dari empat ruas yang dipantau, Tol Solo–Jogja–NYIA Kulonprogo Segmen Kartasura–Prambanan mencatat kenaikan tertinggi.
Senior General Manager JNT Regional Nusantara, Tyas Pramoda Wardhani, mengungkapkan peningkatan volume lalu lintas terjadi sejak H-7 Natal hingga H+3 Tahun Baru atau selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
“Secara kumulatif, total volume lalu lintas di empat ruas tol Regional Nusantara mencapai 3.665.089 kendaraan, naik 8,4 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 3.381.351 kendaraan,” ujar Tyas dalam keterangan tertulis, Senin (5/1/2026).
Empat ruas tol yang mengalami lonjakan lalu lintas tersebut meliputi Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT), Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam), Tol Manado–Bitung (Mabit), serta Tol Solo–Jogja–NYIA Kulonprogo Segmen Kartasura–Prambanan.
Berdasarkan data operasional JNT, Tol Jogja–Solo menjadi ruas dengan volume lalu lintas tertinggi selama libur Nataru. Sepanjang periode tersebut, tercatat sebanyak 395.448 kendaraan melintas di segmen Kartasura–Prambanan.
“Angka ini meningkat signifikan, yakni 61,2 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang hanya mencapai 245.250 kendaraan,” jelas Tyas.
Lonjakan juga terlihat pada aktivitas di Gerbang Tol Prambanan. Arus kendaraan yang menuju dan meninggalkan Yogyakarta sama-sama mengalami peningkatan tajam.
Tercatat sebanyak 228.691 kendaraan masuk ke wilayah Yogyakarta melalui GT Prambanan, atau naik 83,93 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 124.339 kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang keluar dari Yogyakarta melalui gerbang yang sama mencapai 236.969 kendaraan, meningkat 83,82 persen dari volume normal 128.915 kendaraan.
Jika dibandingkan dengan ruas tol lain di Regional Nusantara, volume lalu lintas Tol Jogja–Solo jauh melampaui tiga ruas lainnya. Selama periode Nataru, Tol MKTT mencatat 314.028 kendaraan, Tol Balsam 321.653 kendaraan, dan Tol Mabit 146.737 kendaraan.
Dari sisi persentase kenaikan, Tol Jogja–Solo juga menempati posisi teratas dengan lonjakan 61,2 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Tol MKTT yang naik 16,2 persen, Tol Balsam 60,6 persen, serta Tol Mabit yang meningkat 26,1 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit di sejumlah pasar rakyat Sleman tembus Rp70.000 per kilogram akibat pasokan berkurang selama kemarau panjang.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).