Gerindra Sleman Bangun Kantor Baru, Targetkan Rampung Februari 2027
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Foto ilustrasi La Nina - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA— Kondisi atmosfer yang labil mendorong potensi hujan ringan hingga sedang terjadi secara merata di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Minggu (25/1/2026). Prakiraan tersebut disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono, menjelaskan analisis BMKG menunjukkan suhu muka laut di wilayah Laut Jawa serta Samudra Hindia selatan Jawa terpantau relatif hangat, baik dalam skala harian maupun mingguan. Suhu muka laut tercatat berada pada kisaran 28 hingga 30 derajat Celsius dengan anomali berkisar antara +0,5 hingga +1,5 derajat Celsius. Kondisi ini meningkatkan suplai uap air ke atmosfer yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan awan hujan.
Selain itu, BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta juga mengidentifikasi keberadaan bibit siklon 91S di wilayah barat Australia serta pola siklonik di Samudra Hindia bagian utara Australia. Fenomena tersebut memengaruhi pembentukan pola angin berupa shearline di sebagian besar wilayah Jawa, termasuk DIY, yang turut memperbesar peluang terbentuknya awan konvektif.
Dari aspek kelembapan udara, profil vertikal atmosfer di wilayah DIY pada ketinggian 1,0 hingga 3,0 kilometer atau lapisan 850 hingga 700 milibar terpantau cukup tinggi. Kelembapan udara berada pada kisaran 70 hingga 95 persen, kondisi yang dinilai sangat mendukung proses pembentukan awan hujan di berbagai wilayah DIY.
Dengan mempertimbangkan seluruh parameter tersebut, BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang terjadi di seluruh wilayah DIY pada Minggu, 25 Januari 2026. Pada saat yang sama, tinggi gelombang laut di perairan sekitar DIY diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter dan masuk dalam kategori sedang.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak lanjutan, terutama di daerah rawan bencana hidrometeorologi.
Masyarakat juga diharapkan secara aktif memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, baik melalui situs web BMKG, aplikasi InfoBMKG, maupun akun media sosial resmi BMKG. Di sisi lain, koordinasi dengan pemangku kepentingan kebencanaan, seperti BPBD dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak cuaca di wilayah DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Satpol PP Bantul menyoroti potensi geng sekolah memicu klitih. Pengawasan orang tua, pembinaan pelajar, dan patroli dinilai penting untuk pencegahan.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa, 27 Oktober 2026. Tersedia enam jadwal pergi dan pulang dengan tarif Rp12.000.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 27 Oktober 2026, mencakup hujan ringan hingga potensi hujan petir. Simak suhu dan kelembapan tiap wilayah.
Cek jadwal KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini, tarif mulai Rp12.000. Perhatikan perbedaan tanggal jadwal Pantai Drini.
Cek jadwal DAMRI dari Bandara YIA ke Jogja dan Sleman, Selasa 27 Oktober 2026. Simak jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.