15+ Event Jogja Juli 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Ketua DPD Partai Gerindra DIY, Danang Wicaksana Sulistya. Ist
Harianjogja.com, JOGJA— Jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra se-Daerah Istimewa Yogyakarta memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 partai dengan cara sederhana. Tanpa kemeriahan, peringatan tahun ini diisi dengan doa bersama serta berbagai kegiatan bakti sosial di wilayah masing-masing.
Langkah tersebut dipilih sebagai bentuk empati terhadap kondisi nasional yang masih diliputi keprihatinan akibat berbagai musibah di sejumlah daerah.
Ketua DPD Partai Gerindra DIY, Danang Wicaksana Sulistya, mengatakan rangkaian kegiatan HUT ke-18 sengaja disesuaikan dengan situasi bangsa saat ini.
“Beberapa wilayah di Indonesia sedang menghadapi masa sulit. Karena itu, kami memilih memperingati HUT dengan doa dan bakti sosial. Ini wujud empati, solidaritas, sekaligus kepedulian kami kepada sesama,” ujar Danang yang akrab disapa DWS, Kamis (5/2/2026).
Menurutnya, usia 18 tahun menjadi fase penting dalam perjalanan sebuah organisasi. Dalam pandangan kearifan Jawa, kedewasaan tidak hanya diukur dari lamanya berdiri, tetapi juga dari kemampuan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Dalam pitutur Jawa dikenal ungkapan urip iku urup, hidup itu harus memberi cahaya. Di usia ke-18 ini, Gerindra ingin semakin menghadirkan manfaat dan keteduhan bagi masyarakat,” katanya.
DWS menilai peringatan ulang tahun partai seharusnya tidak sekadar menjadi seremoni, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat kepedulian sosial serta mempererat hubungan dengan rakyat.
“Kami ingin Gerindra semakin dewasa dalam bersikap dan bertindak. Semakin rendah hati dan semakin dekat dengan masyarakat, terutama mereka yang sedang mengalami kesulitan,” ujarnya.
Kegiatan doa bersama dan bakti sosial dilaksanakan oleh seluruh DPC Gerindra se-DIY secara bertahap, menyesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Beragam aksi kemanusiaan dilakukan, mulai dari doa lintas keyakinan, penyaluran bantuan sosial, hingga kegiatan sosial yang menyasar kelompok masyarakat rentan.
Bagi DWS, rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan nilai-nilai tepa selira dan andhap asor yang menjadi bagian dari kearifan lokal Jawa, yakni empati, kesederhanaan, serta saling menghormati.
“Gerindra ingin selalu hadir bukan hanya saat kontestasi politik, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan uluran tangan,” tuturnya.
Ia menambahkan, perjalanan 18 tahun partai menjadi pengingat bahwa kekuatan sejati tidak hanya terletak pada struktur organisasi, tetapi juga pada kepercayaan rakyat.
“Delapan belas tahun adalah usia kedewasaan. Kami ingin terus berjalan bersama rakyat, menguatkan dari hati, dan menjaga semangat gotong royong demi Indonesia yang lebih baik,” pungkas DWS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 15 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC mobil kurang dingin atau bau? Simak 7 cara merawat AC mobil agar tetap sejuk, awet, dan nyaman digunakan setiap har