Guru Besar UMY: Cegah Kekerasan Seksual Harus Benahi Ekosistem
Guru Besar UMY menilai pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan harus dilakukan dengan membangun ekosistem perlindungan yang menyeluruh.
.Yu Beruk, Sumisih Yuningsih. /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA—Kabar duka kembali menyentak dunia seni tradisi Yogyakarta. Maestro yang akrab disapa Yu Beruk, Sumisih Yuningsih, wafat pada Sabtu (14/2/2026) pukul 08.00 WIB, meninggalkan jejak panjang dalam perjalanan seni budaya di Kota Gudeg.
Kepergian Yu Beruk menjadi kehilangan besar bagi keluarga, murid, dan komunitas seni tradisi Yogyakarta yang selama ini merasakan sentuhan dedikasinya. Di mata para pegiat seni, ia bukan sekadar seniman, melainkan sosok ibu yang membimbing, mengayomi, sekaligus menanamkan nilai ketekunan kepada generasi penerus.
Semasa hidupnya, Sumisih Yuningsih dikenal sebagai pribadi sederhana yang konsisten menjaga marwah tradisi. Ia aktif membina perajin serta mengembangkan karya di Sanggar Busana Nawangsih, Mantrijeron, sebuah ruang kreatif yang tumbuh menjadi pusat pembelajaran seni busana tradisional. Dari tempat inilah beragam karya lahir dan memperkaya khazanah seni budaya Yogyakarta.
Informasi wafatnya Yu Beruk disampaikan oleh pihak keluarga. Dalam pesan yang diterima, keluarga memohon doa agar seluruh amal ibadah almarhumah diterima Allah SWT, segala khilaf diampuni, dan beliau memperoleh tempat terbaik di sisi-Nya.
Jenazah rencananya dimakamkan pada Sabtu (14/2/2026) ba’da Ashar. Rumah duka berada di Sanggar Busana Nawangsih, Dukuh, Mantrijeron, sementara prosesi pemakaman dilaksanakan di Makam Dongkelan, lokasi yang juga menjadi bagian dari perjalanan hidupnya di Yogyakarta.
Bagi kalangan seniman tradisi Yogyakarta, Yu Beruk adalah simbol ketelatenan dan kesetiaan pada akar budaya. Ia menunjukkan bahwa merawat tradisi bukan hanya menjaga bentuk lahiriah, melainkan memelihara makna, nilai, dan roh kebudayaan agar tetap hidup di tengah masyarakat.
Semangat serta dedikasinya diyakini terus berdenyut melalui murid-murid dan karya yang pernah ia rintis, yang hingga kini masih menjadi bagian penting dalam dinamika seni tradisi Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guru Besar UMY menilai pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan harus dilakukan dengan membangun ekosistem perlindungan yang menyeluruh.
Latsarmil KDMP telan 5 korban jiwa. Akademisi UGM minta evaluasi total karena dinilai tak relevan dengan tugas manajer koperasi.
Prabowo targetkan BUMN dipangkas jadi 250 perusahaan. Lebih dari 750 BUMN akan ditutup demi efisiensi dan transparansi.
Sejarah! 8 wakil Afrika lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026. Rekor baru, lampaui 2014 & 2022. Maroko, Kongo, & lainnya siap mengguncang fase gugur!
Messi cetak rekor 7 laga beruntun di Piala Dunia 2026 usai bawa Argentina menang 3-1 atas Yordania dan incar Sepatu Emas.
Penelitian mengungkap hubungan jumlah anak dengan penuaan biologis, namun stres, gaya hidup, dan dukungan sosial juga berperan besar.