PSS vs Madura United, Huistra Andalkan Tocantins dan Fornazari
Pieter Huistra percaya diri lini depan PSS Sleman lebih bagus dari Madura United dengan mengandalkan Gustavo Tocantins dan Matheus Fornazari.
Ilustrasi. Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN — Diduga hendak melakukan aksi perang sarung, enam remaja asal Magelang diamankan petugas kepolisian di Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, Sabtu (21/2/2026) dini hari.
Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, menjelaskan, informasi terkait dugaan perang sarung diterima sekitar pukul 00.40 WIB dari warga setempat. Lokasi kejadian berada di Padukuhan Denokan, Kalurahan Sendangsari, tepat di selatan TPST Minggir.
“Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, jajaran Polsek Minggir langsung menindaklanjuti laporan masyarakat dengan melakukan pengecekan dan pengamanan,” jelas Salamun.
Setibanya di lokasi, polisi mengamankan enam remaja yang hendak melakukan aksi tersebut. Tiga di antaranya masih berstatus pelajar SMP, sementara tiga lainnya pelajar SMA/SMK, dengan rentang usia 14–16 tahun. Selain itu, tiga unit sepeda motor turut diamankan, terdiri dari Honda Beat merah, Honda Beat hitam, dan Yamaha Mio 125 hitam.
Berdasarkan pendalaman awal, rencana perang sarung berawal dari komunikasi via WhatsApp antara salah satu remaja dengan rekannya yang tinggal di wilayah Minggir. Mereka sepakat bertemu di sekitar TPST Minggir pada pukul 23.30 WIB. Namun, pihak yang diajak membatalkan rencana dan pulang, sementara rombongan asal Magelang tetap berada di lokasi sehingga menimbulkan kecurigaan warga.
“Warga menegur dan mengamankan mereka sekitar pukul 00.25 WIB. Informasi ini kemudian menyebar cepat melalui grup WhatsApp dan siaran langsung media sosial, hingga banyak warga berdatangan,” ungkap Salamun.
Untuk mencegah gangguan keamanan dan tindakan main hakim sendiri, polisi membawa para remaja ke Mapolsek Minggir untuk pembinaan dan pendataan lebih lanjut. Orang tua masing-masing remaja juga akan dipanggil, dan mereka diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.
Kapolsek Minggir, AKP Sanika Yuli Pramadoni, menambahkan, pihaknya akan meningkatkan intensitas patroli, terutama menjelang dan setelah sahur.
“Patroli akan lebih intens di titik-titik rawan, khususnya saat anak-anak masih libur. Hal ini bagian dari upaya kami mencegah kenakalan remaja di wilayah Kapanewon Minggir,” tegas Sanika.
Polresta Sleman menegaskan, pihaknya berkomitmen mencegah kenakalan remaja sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra percaya diri lini depan PSS Sleman lebih bagus dari Madura United dengan mengandalkan Gustavo Tocantins dan Matheus Fornazari.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Minggu 12 September 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 12 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 12 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.