Gelombang Panas Jerman Capai 41,3 Derajat, Rekor Baru Mengancam
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Susmiarto menyerahkan bingkisan sembako pada kegiatan Grebeg Pasar Takjil di Pasar Kejambon, Ngemplak, Senin (23/2/2026). ANTARA/ist-Bagian Prokopim Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menggelar Grebeg Pasar Takjil di lima pasar tradisional untuk meningkatkan omzet UMKM selama Ramadan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. Program ini merupakan bagian dari Gerakan Meramaikan Pasar (Gempar) yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sleman.
Pelaksanaan Grebeg Pasar Takjil diawali di Pasar Kejambon, Kalurahan Sindumartani, Kapanewon Ngemplak, Senin sore (23/2/2026), dengan kehadiran rombongan Pemkab Sleman yang dipimpin Sekretaris Daerah Sleman Susmiarto bersama ASN organisasi perangkat daerah (OPD). Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian upaya peningkatan aktivitas perdagangan di pasar tradisional menjelang Ramadan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Mae Rusmi menjelaskan program Grebeg Pasar Takjil merupakan bagian dari Gempar yang diinisiasi Disperindag Sleman melalui kegiatan belanja bersama oleh ASN dan perangkat daerah di 32 pasar tradisional. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi sekaligus menarik minat masyarakat berbelanja di pasar lokal.
Grebeg Pasar Takjil digelar di lima pasar tradisional dengan rincian sebagai berikut:
"Grebeg Pasar Takjil dimaksudkan untuk pemberdayaan UMKM yang mana bagaimana kita meningkatkan UMKM pendapatan di bulan Ramadan dan penataan pedagang agar lingkungan lebih bersih, rapi dan nyaman bagi pengunjung serta menggiatkan ekonomi lokal," katanya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Susmiarto menilai kegiatan Grebeg Pasar Takjil tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam momentum Ramadan.
Ia turut menyampaikan ucapan selamat memasuki Ramadan serta mengapresiasi antusias masyarakat yang memanfaatkan keberadaan Pasar Takjil di Pasar Kejambon.
"Mari bersama-sama jaga pasar kita agar masyarakat tetap menggiatkan ekonomi masyarakat. Kegiatan Grebeg Pasar Takjil ini dilaksanakan guna untuk nglarisi pedagang lokal di pasar saat Ramadan. Kami berharap rezeki bapak ibu lancar dan berkah," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Sleman juga menyerahkan 30 paket bingkisan sembako dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sleman kepada masyarakat. Penyaluran bantuan sosial ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Grebeg Pasar Takjil yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan ke pasar tradisional selama Ramadan sekaligus memperkuat perputaran ekonomi UMKM di Kabupaten Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.