Belum Dapat Kerja? Ini Strategi Mengatur Uang agar Tidak Cepat Habis
Menganggur bukan berarti keuangan harus berantakan. Simak 8 cara menghemat pengeluaran agar uang bertahan lebih lama saat belum memiliki pemasukan.
Perbaikan Talud Kricak/warta.jogjakota.go.id
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja mengganti struktur talud batu kali di bantaran sungai dengan cor beton bertulang guna mencegah risiko tebing ambrol saat cuaca ekstrem.
Berdasarkan Data Teknis Sungai dan Talud Kota Jogja 2025, total panjang pengaman tebing di tiga sungai utama mencapai 36.156 meter. Seusai pendataan oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja, sekitar 25.040 meter atau 69,26% dinyatakan dalam kondisi baik, sedangkan sisanya masih memerlukan perbaikan bertahap.
Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase DPUPKP Kota Jogja, Rahmawan Kurniadi, menyampaikan sebagian besar talud lama masih menggunakan pasangan batu kali. Seusai evaluasi, konstruksi tersebut dinilai lebih rentan jebol dibandingkan beton bertulang yang kini dijadikan standar pembangunan baru.
"Masih lumayan banyak yang batu kali. Bahkan ada yang belum bertalud. Sekarang kita tingkatkan strukturnya menjadi lebih kuat, dengan pondasi beton ditanam sekitar 1,5 sampai 2 meter di bawah dasar sungai, lalu dindingnya cor beton bertulang," jelasnya dikutip dari laman Pemkot Jogja.
Pada tahun anggaran berjalan, pengerjaan difokuskan di Sungai Winongo melalui dua paket utama di wilayah Bener dan Pakuncen, Kemantren Tegalrejo. Seusai pembangunan talud permanen di Bener yang sebelumnya belum memiliki pengaman tebing, peningkatan kualitas struktur juga dilakukan di Pakuncen dengan mengganti dinding batu kali menjadi beton bertulang.
Selain proyek terencana, DPUPKP menyiagakan tim untuk penanganan insidentil di titik rawan seperti Baciro, Ngampilan, dan Gambiran. Seusai menerima laporan kerusakan akibat hujan deras, tim teknis langsung melakukan penanganan darurat untuk mencegah longsor meluas ke permukiman.
"Kebanyakan yang rusak itu struktur lama, rata-rata masih batu kali. Kalau sudah lama dan terus tergerus arus, memang rawan," ujarnya.
Untuk mendukung program tersebut, Pemkot Jogja mengalokasikan anggaran Rp7,5 miliar. Seusai dialokasikan, dana itu digunakan untuk pembangunan talud baru, pemeliharaan rutin di Sungai Code, Winongo, dan Gajah Wong, serta dana taktis penanganan bencana sebesar Rp2 miliar. Upaya ini diharapkan meningkatkan perlindungan bagi warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menganggur bukan berarti keuangan harus berantakan. Simak 8 cara menghemat pengeluaran agar uang bertahan lebih lama saat belum memiliki pemasukan.
Gempa Flores M 7,7 memicu longsor di sejumlah ruas jalan nasional di NTT. Menteri PU Dody Hanggodo langsung terbang ke lokasi untuk memastikan penanganan.
Daftar 7 aplikasi nonton film populer, mulai Netflix, Disney+, Prime Video, Vidio, Viu, MAX, hingga WeTV.
iPhone 18 dirumorkan membawa RAM 12GB dan Dynamic Island lebih kecil, dua fitur yang selama ini identik dengan model Pro.
Lionel Messi disebut belum sepenuhnya pulih setelah ayahnya meninggal dunia. Inter Miami memilih memberi ruang dan dukungan untuk sang bintang.
Lisa BLACKPINK menyampaikan permintaan maaf kepada BLINK setelah kontroversi perayaan 10 tahun debut BLACKPINK memicu kekecewaan penggemar.