Kasus Ebola Meningkat, Indonesia Perlu Perkuat Kewaspadaan
Kasus Ebola di Kongo meningkat. Dosen UMY mengingatkan Indonesia memperkuat kewaspadaan, deteksi dini, dan sistem kesehatan menghadapi ancaman penyakit menular.
Ketua DPW PKB DIY Umarudin Masdar saat bersilaturahmi dengan kiai NU. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Safari Ramadan DPW PKB DIY 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara partai dan para kiai. Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan pengurus baru, merajut hubungan harmonis dengan Rois Syuriah, serta Ketua PCNU se-DIY sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Ketua DPW PKB, Umaruddin Masdar, menegaskan bahwa doa dan dukungan kiai menjadi modal utama untuk memenangkan hati rakyat. “Dengan doa dan dukungan para kiai, pengurus NU, dan pihak terkait lainnya, DPW PKB yang baru ini akan melangkah dengan keyakinan untuk meraih sukses pada Pemilu 2029,” kata Umaruddin, Sabtu (28/2/2026).
Rangkaian safari Ramadan 2026 ini dilakukan oleh Ketua DPW PKB DIY bersama Sekretaris DPW Aslikh Rina Ulyaddin dan jajaran Wakil Ketua, bersilaturrahim dengan Rois Syuriah dan Ketua PCNU se-DIY pada Jumat (27/2/2026) hingga Sabtu (28/2/2026). Para Rois Syuriah dan Ketua PCNU menyambut baik kepengurusan baru PKB, menyatakan optimisme bahwa kolaborasi NU-PKB akan lebih produktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat DIY.
Umaruddin juga menekankan bahwa upaya membangun partai tidak bisa lepas dari pembangunan daerah. “Keberhasilan bersama tidak bisa dicapai sendiri, tetapi membutuhkan sinergi dan kolaborasi banyak pihak. Silaturrahim menjadi pondasi lahir batin bagi kerja sama antara PKB dan pihak yang selama ini mendukung,” jelasnya.
“Silaturrahim menjadi agenda prioritas awal kepengurusan DPW PKB DIY periode 2026–2031. Selain memperkenalkan pengurus baru, kegiatan ini juga bertujuan meminta arahan dan masukan agar langkah PKB ke depan sesuai aspirasi masyarakat,” tambah Umaruddin.
Pada hari pertama rombongan berkunjung ke kediaman KH Luqman Arifin Fathul Huda (Ketua PCNU Kulon Progo), KH Saifuddin (Rois Syuriah PCNU Kulon Progo), KH Damanhuri (Rois Syuriah PCNU Bantul), dan Profesor Riyanta (Ketua PCNU Bantul).
Hari kedua, safari dilanjutkan ke kediaman KH Muhammad Tohari (Rois Syuriah PCNU Gunungkidul), KH Sya’ban Nuroni (Ketua PCNU Gunungkidul), KH Syakir Ali (Rois Syuriah PCNU Sleman), KH Sidik Pramono (Ketua PCNU Sleman), KH Sholehuddin al-Mansyur (Rois Syuriah PCNU Kota Yogyakarta), dan diakhiri di rumah Yazid Affandi (Ketua PCNU Kota Yogyakarta). Kegiatan ini sekaligus memperkuat komunikasi strategis PKB DIY dengan semua lapisan pengurus NU demi langkah politik yang lebih terarah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Ebola di Kongo meningkat. Dosen UMY mengingatkan Indonesia memperkuat kewaspadaan, deteksi dini, dan sistem kesehatan menghadapi ancaman penyakit menular.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.