Rubino Tenggelam di Pantai Kesirat, Tim SAR Sisir Laut dan Darat
Nelayan 65 tahun, Rubino, tenggelam di Pantai Kesirat Gunungkidul. Hingga Minggu pagi, pencarian lewat laut dan darat belum membuahkan hasil.
Petugas gabungan saat membersihkan material rumah yang tertimpa longsoran batu di Dusun Wunut, Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Selasa (3/2/2026) pagi. - ist
Harianjogja.com, BANTUL—Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Bantul selama beberapa hari terakhir memicu tanah longsor di Dusun Wunut di Sriharjo, Bantul, Selasa (3/2/2026) pukul 05.45 WIB.
Material tanah dan batu berukuran besar dari tebing ambrol dan menimpa rumah milik Juradi di RT 05 hingga menyebabkan tembok bangunan jebol.
Kerusakan paling parah terjadi pada kamar mandi berukuran 2x3 meter yang hancur tertimpa batu besar, demikian disampaikan Ketua FPRB Sriharjo, Oman.
Selain itu, tembok sepanjang 6x3 meter roboh total, sekitar 15 lembar atap asbes pecah, serta instalasi pipa Pamsimas sepanjang 60 meter terputus. Ia menjelaskan kondisi tanah yang jenuh air akibat hujan terus-menerus membuat tebing di belakang permukiman tak lagi mampu menahan beban material.
Rumah tersebut dihuni lima jiwa dari dua kepala keluarga. Seluruh penghuni selamat karena saat kejadian berada di ruang tengah sehingga terhindar dari reruntuhan di bagian belakang rumah.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, Oman mengingatkan potensi longsor susulan masih tinggi karena terdapat bongkahan batu besar dan tanah labil yang masih menggantung di atas lokasi kejadian.
Petugas gabungan bersama relawan telah melakukan asesmen dan kerja bakti membersihkan sisa material longsor di Sriharjo, Bantul.
Keluarga terdampak disarankan mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat mengingat cuaca ekstrem berpotensi memicu pergerakan tanah lanjutan.
Saat ini dibutuhkan bantuan terpal untuk menutup rekahan tanah, logistik makanan, serta bahan bangunan untuk perbaikan rumah.
Situasi di wilayah tersebut juga dilaporkan memburuk setelah di RT 04 terjadi pergeseran tanah yang menyebabkan rumah berukuran 10x8 meter ambles sedalam 0,5 meter.
Pergerakan tanah itu berlangsung selama sepekan terakhir dan diduga berkaitan dengan meningkatnya debit Sungai Oya yang mengikis stabilitas lahan di bantaran sungai.
Warga di sepanjang aliran sungai diminta tetap waspada terhadap potensi longsor susulan jika hujan deras kembali mengguyur kawasan Imogiri dan sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan 65 tahun, Rubino, tenggelam di Pantai Kesirat Gunungkidul. Hingga Minggu pagi, pencarian lewat laut dan darat belum membuahkan hasil.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.