Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Foto ilustrasi kamar hotel, dibuat menggunakan Artificial Intelligence. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY memasang target optimistis dengan proyeksi tingkat keterisian kamar atau okupansi mencapai 85 persen pada periode libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Langkah ini diambil menyusul prediksi arus mudik nasional yang menempatkan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu destinasi utama dengan perkiraan kunjungan mencapai 8,2 juta orang tahun ini.
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo, menyatakan kesiapan penuh seluruh unit hotel dan restoran anggota dalam menyambut lonjakan wisatawan pasca-masa sepi di bulan Ramadan. Meski angka prediksi pemudik dari Kementerian Perhubungan sangat tinggi, pihaknya berharap hal tersebut tidak menyurutkan minat pelancong ke Jogja akibat kekhawatiran akan kemacetan lalu lintas maupun kesulitan mendapatkan akomodasi kamar.
“Target okupansi kita periode Lebaran tanggal 17 sampai dengan 31 Maret di rata-rata 85 persen, baik bintang maupun nonbintang anggota PHRI DIY. Dan kita berharap wisatawan memilih akomodasi yang legal,” tegas Deddy, Rabu (11/3/2026).
Ia mengakui bahwa melemahnya daya beli masyarakat akibat kondisi ekonomi nasional menjadi tantangan tersendiri, sehingga pendapatan sektor perhotelan diprediksi akan cenderung stagnan jika dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu.
Guna menjaga ekosistem pariwisata yang sehat, PHRI DIY telah menyepakati komitmen bersama untuk tidak menerapkan praktik "aji mumpung" terkait tarif menginap.
Pihak asosiasi akan memberlakukan pengawasan ketat terhadap penerapan batas atas dan batas bawah harga kamar, dengan sanksi tegas berupa Surat Peringatan (SP) hingga pencabutan keanggotaan bagi hotel yang melanggar ketentuan tersebut. Selain itu, untuk menjamin kelancaran operasional, hotel-hotel di bawah naungan PHRI telah mengamankan rantai pasok bahan pangan melalui kerja sama strategis dengan pemasok UMKM lokal.
Wisatawan yang berencana menghabiskan waktu libur Lebaran di Jogja diimbau untuk melakukan pemesanan akomodasi lebih awal melalui kanal resmi. Deddy menyarankan agar reservasi dilakukan jauh-jauh hari dengan memverifikasi ulang nomor telepon dan nomor rekening tujuan guna menghindari penipuan.
Seluruh informasi mengenai hotel dan restoran legal dapat diakses secara transparan melalui situs web resmi PHRI DIY untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung selama berada di wilayah Yogyakarta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.
Bank Jateng resmi meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart yang berlokasi di lingkungan Universitas Sebelas Maret