Bulog Tegaskan Beras Bantuan Pemerintah Tak Boleh Dijual
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogj.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mulai memperketat pengawasan peredaran daging sapi di berbagai pasar tradisional guna menjamin mutu serta keamanan pangan bagi warga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Langkah proaktif ini dilakukan untuk memastikan bahwa komoditas daging yang dikonsumsi masyarakat memenuhi standar ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Ashardini Eka Setianingsih, menjelaskan bahwa pemantauan difokuskan pada pusat-pusat perdagangan utama seperti Pasar Beringharjo, Pasar Kranggan, Pasar Sentul, dan Pasar Kotagede.
Dalam sidak tersebut, petugas gabungan melakukan inspeksi mendalam yang mencakup aspek fisik daging hingga legalitas administrasinya.
“Pengawasan ini kami lakukan untuk memastikan bahwa daging sapi yang beredar dan dikonsumsi masyarakat di Kota Yogyakarta berada dalam kondisi ASUH,” ujar Ashardini di Yogyakarta, Kamis (12/3/2026).
Petugas secara cermat memeriksa kelengkapan surat izin masuk daging serta memastikan asal-usul penyembelihan hewan tersebut.
Pemeriksaan administrasi ini sangat krusial untuk memverifikasi apakah daging berasal dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang telah memiliki Nomor Kontrol Veteriner (NKV).
Sertifikasi NKV menjadi bukti autentik bahwa unit usaha produk hewan tersebut telah memenuhi standar higiene dan sanitasi yang ketat sesuai regulasi yang berlaku.
“Melalui pemeriksaan administrasi ini, kami ingin memastikan bahwa daging yang masuk ke Kota Yogyakarta benar-benar berasal dari RPH yang telah memiliki sertifikasi dan nomor kontrol veteriner,” tegasnya.
Selain jalur legalitas, tim teknis juga melakukan uji organoleptik di lokasi untuk memantau kualitas fisik daging. Beberapa indikator yang diperiksa meliputi warna daging yang merah segar, tekstur yang kenyal, serta aroma khas daging sapi untuk memastikan produk tidak rusak atau busuk.
Petugas juga memberikan atensi khusus guna mencegah beredarnya daging gelonggongan—daging yang ditambah kadar airnya secara paksa—karena dapat merugikan konsumen secara ekonomi dan membahayakan kesehatan.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara di lapangan, Ashardini melaporkan bahwa stok daging sapi di pasar-pasar tradisional Yogyakarta terpantau dalam kondisi prima.
Secara umum, kualitas daging yang tersedia dinyatakan segar, sehat, dan sangat layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat luas selama masa persiapan Lebaran.
Kendati demikian, Dinas Pertanian dan Pangan tetap mengimbau masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dengan lebih teliti saat berbelanja.
Warga disarankan hanya membeli daging di lapak pedagang yang terpercaya dan berada di bawah pengawasan rutin pemerintah demi menjamin keamanan pangan keluarga di hari raya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Manchester City dilaporkan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan aturan finansial Liga Primer. Sanksi dan proses banding masih menunggu.
Banjir meluas di Bangkok setelah hujan hampir 300 mm. Seluruh 50 distrik dinyatakan zona bencana, sementara hujan lebat masih berpotensi hingga 27 September.
Tata Aeris resmi meluncur di India mulai Rp90 jutaan. Sedan penerus Tigor ini punya kamera 360 derajat, 6 airbag, layar 10,25 inci, dan mesin CNG.
Jadwal bola malam ini 26-27 September 2026 menghadirkan Inggris vs Spanyol, Republik Ceko vs Kroasia, perempat final Asian Games, dan Liga 2.
Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 kembali digelar di SUGBK. Psywar media sosial dan rekam jejak pertemuan kedua tim ikut menjadi sorotan.