Kemarau Kulonprogo Bikin Ikan Gabus Langka, Pengepul Kelimpungan
Kemarau panjang membuat pasokan ikan gabus di Kulonprogo anjlok dari 20-25 kg menjadi 5 kg per minggu. Pengepul terpaksa cari pasokan luar daerah.
Sejumlah penumpang berada di ruang tunggu Stasiun Wates Kulonprogo, Selasa (17/10). Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, KULONPROGO— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo terus mendorong realisasi penambahan pintu baru di Stasiun Wates yang terhubung langsung dengan kawasan Alun-alun Wates. Saat ini pemerintah daerah tengah melengkapi sejumlah persyaratan administratif dan teknis sebagai dasar pengajuan proyek tersebut.
Sejumlah dokumen yang harus dipenuhi antara lain studi kelayakan serta perencanaan awal yang nantinya menjadi dasar penyusunan kebijakan dan rencana pembangunan. Persyaratan tersebut juga menjadi pijakan untuk tahap lanjutan dalam proses pengembangan akses di Stasiun Wates.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kulonprogo, Triyono, menargetkan seluruh dokumen persyaratan dapat diselesaikan pada tahun ini. Menurutnya, kelengkapan administrasi tersebut akan menjadi dasar penting bagi pengambilan keputusan lanjutan, termasuk penyusunan perencanaan teknis secara detail.
"Terutama dasar untuk detail engineering design (DED) Stasiun Wates terkait penambahan pintu," katanya kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).
Triyono menegaskan bahwa proses pengajuan penambahan pintu Stasiun Wates sejauh ini menunjukkan perkembangan positif. Usulan tersebut telah disampaikan oleh Pemkab Kulonprogo kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
"Usulan kami direspon baik oleh PT KAI dan DJKA," klaimnya.
Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan, untuk membahas rencana penambahan akses di Stasiun Wates.
Feni menjelaskan bahwa pengelolaan sarana perkeretaapian merupakan kewenangan pemerintah melalui Balai Teknik Perkeretaapian. Saat ini lembaga tersebut masih melakukan kajian terhadap usulan yang diajukan oleh Pemkab Kulonprogo.
"Jadi terbaru itu adalah dari Balai Teknik Perkeretaapian masih harus melakukan kajian dan ada hal-hal yang harus diperlengkapi atau dipenuhi oleh Pemkab Kulonprogo," ucapnya.
Menurut Feni, apabila seluruh persyaratan teknis dan administratif telah dipenuhi sesuai prosedur, maka usulan tersebut berpotensi memperoleh persetujuan dari Balai Teknik Perkeretaapian. Setelah proses persetujuan selesai, tahapan penataan dan pembangunan baru dapat mulai direncanakan.
Ia menambahkan bahwa pengembangan fasilitas stasiun membutuhkan koordinasi lintas lembaga karena PT KAI berperan sebagai operator, sementara sarana perkeretaapian menjadi kewenangan pemerintah.
"Nanti secara penataan akan bekerja sama antara KAI, Balai Teknik Perkeretaapian dan Pemkab Kulonprogo," ujarnya.
Rencana pembukaan akses baru di Stasiun Wates ini bertujuan menciptakan dua sisi pintu masuk stasiun sehingga mobilitas penumpang yang naik maupun turun kereta api dapat lebih lancar. Akses langsung menuju Alun-alun Wates juga diharapkan mempermudah pergerakan masyarakat, terutama bagi penumpang yang berjalan kaki.
Selain meningkatkan kemudahan akses, keberadaan pintu baru tersebut juga diproyeksikan memberi dampak positif terhadap aktivitas ekonomi di kawasan sekitar stasiun dan pusat kota Wates yang berada tidak jauh dari lokasi tersebut.
"Tentu kita akan mendukung, namun tentu ada prosedur-prosedur yang harus diperlengkapi juga agar secara safety-nya sudah terpenuhi dan secara kajian yang lainnya juga sudah sesuai prosedur," jelas Feni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang membuat pasokan ikan gabus di Kulonprogo anjlok dari 20-25 kg menjadi 5 kg per minggu. Pengepul terpaksa cari pasokan luar daerah.
Hasil Real Betis vs Real Madrid berakhir 1-0. Troy Parrott mencetak gol kemenangan, sementara penalti Kylian Mbappe digagalkan Valles.
Suasana berbeda menyambut puluhan delegasi dari berbagai negara yang mengikuti CALD Conference on Democratic Resilience in Southeast and East Asia di Yogyakarta
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY meluncurkan inovasi layanan konsultasi perpustakaan bertajuk Sahabat Asistensi dan Pendampingan Perpustakaan
Promo DAMRI YIA-Jogja Rp50.000 diperpanjang hingga September 2026. Simak titik layanan dan jadwal keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 5 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.