Pengadaan Tanah Kas Desa Pengganti di Palihan Diawali dengan Audit
Pemkab Kulonprogo menargetkan pengadaan tanah kas pengganti Kalurahan Palihan rampung Oktober 2026 setelah tim dibentuk dan audit selesai.
Sejumlah penumpang berada di ruang tunggu Stasiun Wates Kulonprogo, Selasa (17/10). Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, KULONPROGO— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo terus mendorong realisasi penambahan pintu baru di Stasiun Wates yang terhubung langsung dengan kawasan Alun-alun Wates. Saat ini pemerintah daerah tengah melengkapi sejumlah persyaratan administratif dan teknis sebagai dasar pengajuan proyek tersebut.
Sejumlah dokumen yang harus dipenuhi antara lain studi kelayakan serta perencanaan awal yang nantinya menjadi dasar penyusunan kebijakan dan rencana pembangunan. Persyaratan tersebut juga menjadi pijakan untuk tahap lanjutan dalam proses pengembangan akses di Stasiun Wates.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kulonprogo, Triyono, menargetkan seluruh dokumen persyaratan dapat diselesaikan pada tahun ini. Menurutnya, kelengkapan administrasi tersebut akan menjadi dasar penting bagi pengambilan keputusan lanjutan, termasuk penyusunan perencanaan teknis secara detail.
"Terutama dasar untuk detail engineering design (DED) Stasiun Wates terkait penambahan pintu," katanya kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).
Triyono menegaskan bahwa proses pengajuan penambahan pintu Stasiun Wates sejauh ini menunjukkan perkembangan positif. Usulan tersebut telah disampaikan oleh Pemkab Kulonprogo kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
"Usulan kami direspon baik oleh PT KAI dan DJKA," klaimnya.
Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan, untuk membahas rencana penambahan akses di Stasiun Wates.
Feni menjelaskan bahwa pengelolaan sarana perkeretaapian merupakan kewenangan pemerintah melalui Balai Teknik Perkeretaapian. Saat ini lembaga tersebut masih melakukan kajian terhadap usulan yang diajukan oleh Pemkab Kulonprogo.
"Jadi terbaru itu adalah dari Balai Teknik Perkeretaapian masih harus melakukan kajian dan ada hal-hal yang harus diperlengkapi atau dipenuhi oleh Pemkab Kulonprogo," ucapnya.
Menurut Feni, apabila seluruh persyaratan teknis dan administratif telah dipenuhi sesuai prosedur, maka usulan tersebut berpotensi memperoleh persetujuan dari Balai Teknik Perkeretaapian. Setelah proses persetujuan selesai, tahapan penataan dan pembangunan baru dapat mulai direncanakan.
Ia menambahkan bahwa pengembangan fasilitas stasiun membutuhkan koordinasi lintas lembaga karena PT KAI berperan sebagai operator, sementara sarana perkeretaapian menjadi kewenangan pemerintah.
"Nanti secara penataan akan bekerja sama antara KAI, Balai Teknik Perkeretaapian dan Pemkab Kulonprogo," ujarnya.
Rencana pembukaan akses baru di Stasiun Wates ini bertujuan menciptakan dua sisi pintu masuk stasiun sehingga mobilitas penumpang yang naik maupun turun kereta api dapat lebih lancar. Akses langsung menuju Alun-alun Wates juga diharapkan mempermudah pergerakan masyarakat, terutama bagi penumpang yang berjalan kaki.
Selain meningkatkan kemudahan akses, keberadaan pintu baru tersebut juga diproyeksikan memberi dampak positif terhadap aktivitas ekonomi di kawasan sekitar stasiun dan pusat kota Wates yang berada tidak jauh dari lokasi tersebut.
"Tentu kita akan mendukung, namun tentu ada prosedur-prosedur yang harus diperlengkapi juga agar secara safety-nya sudah terpenuhi dan secara kajian yang lainnya juga sudah sesuai prosedur," jelas Feni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo menargetkan pengadaan tanah kas pengganti Kalurahan Palihan rampung Oktober 2026 setelah tim dibentuk dan audit selesai.
Anthropic menghentikan evaluasi keamanan siber setelah menemukan tiga insiden Claude yang sempat mengakses internet dan sistem nyata saat pengujian
UBS Global Wealth Report 2026 mencatat kekayaan dunia tumbuh 10,8 persen pada 2025. Swiss masih menjadi negara dengan rata-rata kekayaan tertinggi.
Meta gelontorkan Rp2.617 triliun untuk bangun infrastruktur AI. Laba turun, saham sempat merosot. Visi personal superintelligence Zuckerberg harus dibayar mahal
Lansia berusia 70 tahun ditemukan meninggal di hotel kawasan Parangtritis, Bantul. Polisi menyebut tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
Daftar laptop baterai paling awet versi CNET: HP OmniBook 3 16 rekor 34 jam! Persaingan ketat antara Qualcomm, Intel, dan Apple. Simak selengkapnya di sini.