Pendidikan Karakter Tak Cukup Jadi Pelajaran
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
Keberangkatan mudik serentak pedagang Warmindo di halaman Stadion Mandala Krida, Kota Jogja, pada Senin (16/3/2026) pagi. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Ribuan pengusaha Warung Makan Indomie (Warmindo) di wilayah DIY secara resmi memulai perjalanan pulang kampung melalui program mudik bersama pada Senin (16/3/2026) pagi.
Sebanyak 34 unit bus diberangkatkan dari halaman Stadion Mandala Krida, Kota Jogja, untuk mengantar para pahlawan kuliner ini menuju sejumlah daerah di Jawa Barat.
Pelepasan rombongan pemudik ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, didampingi Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo. Kehadiran para pucuk pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi para pedagang dalam menggerakkan roda ekonomi lokal sekaligus memastikan keberangkatan berjalan tertib dan aman.
“Sekitar 1.800-an orang yang kita berangkatkan pada hari ini ke Kuningan, Sumedang, dan Tasikmalaya. Tentu ini sebagai bentuk apresiasi dari Indofood sebagai produsen Indomie untuk Warmindo di Yogyakarta,” ujar Perwakilan Indomie wilayah Jawa Tengah, Devi Permana.
Program yang diinisiasi oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk ini mengalami peningkatan kapasitas armada guna mengakomodasi antusiasme peserta yang terus tumbuh. Pada tahun 2026, jumlah bus yang disiagakan bertambah dari sebelumnya 32 armada menjadi 34 armada khusus untuk titik keberangkatan Yogyakarta saja.
Secara nasional, inisiatif mudik gratis ini merupakan bagian dari gerakan besar yang melibatkan 194 bus dengan total peserta mencapai 11.000 orang. Langkah ini dinilai sangat membantu para mitra pedagang, mengingat akses transportasi publik sering kali menjadi tantangan besar baik dari segi biaya maupun ketersediaan tiket menjelang perayaan Idulfitri.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi antara pihak swasta dan para pelaku usaha mikro ini. Menurutnya, fenomena pedagang asal Jawa Barat yang sukses menjamur di Jogja membuktikan bahwa kota ini merupakan pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan mampu menciptakan lapangan kerja bagi warga lintas provinsi.
“Saya percaya beliau sangat tertolong dengan bantuan dari Indofood ini untuk kemudian bisa bersama-sama mudik gratis ke tempat masing-masing. Mudah-mudahan lancar sukses dan selamat sampai di rumah tujuan,” kata Hasto di sela acara pelepasan.
Dengan keberangkatan ribuan pedagang ini, geliat kuliner Warmindo di berbagai sudut Kota Pelajar diperkirakan akan mengalami jeda operasional sementara selama masa Lebaran.
Program mudik serentak ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi transportasi, tetapi juga memperkuat ikatan kemitraan serta memberikan kenyamanan bagi para pedagang agar dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercinta di kampung halaman dengan selamat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.