Label Baked Tak Menjamin Keripik Lebih Sehat, Ini Faktanya
Keripik baked belum tentu lebih sehat, ahli gizi jelaskan perbedaan dan cara memilih camilan yang tepat.
KA Prameks Jogja Kutoarjo di Stasiun Tugu Jogja,/ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA— Jadwal Commuter Line Prameks relasi di Jogja hingga Kutoarjo pada Sabtu 28 Maret 2026 menyediakan empat waktu keberangkatan yang bisa dipilih penumpang sejak pagi hingga sore hari.
Perjalanan dimulai dari Stasiun Jogja dan berakhir di Stasiun Kutoarjo dengan waktu tempuh sekitar satu jam lebih. Sepanjang rute ini, kereta hanya berhenti di sejumlah stasiun utama dan melintas langsung di beberapa stasiun lainnya.
Pola pemberhentian seluruh perjalanan sama, yakni hanya berhenti di Stasiun Wates, Stasiun Wojo, dan Stasiun Jenar. Sementara itu, Stasiun Patukan, Stasiun Rewulu, Stasiun Sentolo, serta Stasiun Kedundang dilalui tanpa berhenti.
Berikut rincian jadwal lengkap Prameks Jogja–Kutoarjo pada 28 Maret 2026:
Sepanjang perjalanan, kereta melintasi Stasiun Patukan, Stasiun Rewulu, Stasiun Sentolo, Stasiun Wates, Stasiun Kedundang, Stasiun Wojo, Stasiun Jenar, hingga berakhir di Stasiun Kutoarjo.
Dalam jadwal tersebut, keterangan langsung menunjukkan kereta tidak berhenti di stasiun yang dilewati.
Dengan pilihan waktu keberangkatan yang tersebar, layanan ini memberi fleksibilitas bagi penumpang untuk menyesuaikan perjalanan harian di jalur di Jogja hingga di Kutoarjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : PT KAI Commuter
Keripik baked belum tentu lebih sehat, ahli gizi jelaskan perbedaan dan cara memilih camilan yang tepat.
Bakom menegaskan tata letak Sidang Kabinet Paripurna dirancang untuk memudahkan arahan Presiden Prabowo, bukan terkait kedudukan Wapres Gibran.
Pakar hukum pidana Universitas Trisakti menilai terdapat dugaan penggunaan skema safe house dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah.
Merawat rekam jejak perjalanan sejarah dari masa kolonial hingga era modern, Ambarrukmo Group resmi meluncurkan buku edisi kedua
Pemkot Jogja membentuk patroli sungai, memasang CCTV dan lampu untuk menindak pembuangan sampah liar di Sungai Code dan Gajah Wong.
Pembahasan mengenai pola asuh merupakan kelanjutan dari isu stunting yang selama ini banyak mendapat perhatian.