Parkir Lapangan Pemda Sleman Kini Berbayar, Akses Publik Disorot
Parkir berbayar di Lapangan Pemda Sleman dikritik karena dinilai membatasi akses ruang publik. Warga meminta fasilitas publik tetap mudah diakses.
Bupati Sleman Harda Kiswaya - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 479 atlet pelajar Sleman resmi dilepas menuju POPDA DIY 2026, dengan target tak hanya mengejar medali, tetapi juga mencetak generasi muda berkarakter dan berprestasi.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menegaskan bahwa POPDA bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah pembentukan karakter generasi muda.
“Olahraga menjadi sarana penting untuk mengembangkan potensi diri ke arah yang positif,” ujarnya, saat pelepasan, Senin (31/3/2026).
Ia juga mengingatkan seluruh atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas dan fokus pada proses selama bertanding. Menurutnya, semangat juang dan kedisiplinan menjadi kunci utama dalam meraih prestasi.
Slogan “Lampaui Batasmu” Jadi Pemicu Semangat
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman, Heru Saptono, menyebut kontingen tahun ini mengusung slogan “Sleman Bergerak Maju Lampaui Batasmu”.
Menurutnya, slogan tersebut selaras dengan visi pembangunan Sleman yang lebih maju, adil, makmur, lestari, dan berkeadaban.
“Dalam olahraga, bukan hanya fisik, tetapi semangat juga sangat menentukan prestasi atlet,” jelasnya.
POPDA Jadi Ajang Pembibitan Atlet Masa Depan
Ketua Umum KONI Sleman, Haris Sutarta, menilai POPDA sebagai ruang strategis untuk menjaring bibit atlet potensial yang bisa dikembangkan ke level lebih tinggi.
“Ini adalah proses awal pembinaan atlet menuju tingkat regional hingga nasional,” katanya.
Dukungan untuk Atlet dari Keluarga Kurang Mampu
Menariknya, salah satu sekolah peserta, SMP Muhammadiyah 3 Mlati, mengirimkan atlet dari kalangan keluarga kurang mampu yang juga mendapatkan dukungan beasiswa.
Kepala sekolah Yulia Rachmawati mengatakan pihaknya terus berupaya mendukung pengembangan atlet usia dini, meski masih menghadapi keterbatasan sarana.
“Kebutuhan yang terus kami tingkatkan antara lain perlengkapan olahraga seperti net dan bola voli,” ujarnya.
Jadwal dan Target Kompetisi
Kontingen Sleman dijadwalkan mengikuti pertandingan POPDA DIY pada 31 Maret hingga 5 April 2026. Ajang ini diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga melahirkan atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah.
Seusai pelepasan ini, semangat kompetisi dan pembinaan berkelanjutan diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan olahraga pelajar di Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Parkir berbayar di Lapangan Pemda Sleman dikritik karena dinilai membatasi akses ruang publik. Warga meminta fasilitas publik tetap mudah diakses.
Denmark vs Portugal berlangsung Jumat (2/10) pukul 01.45 WIB. Ronaldo absen setelah meninggalkan pemusatan latihan Portugal.
Pemkot Yogyakarta mematangkan pengajuan UNESCO World Book Capital 2028 melalui konsolidasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem buku dan literasi.
Klasemen Asian Games 2026 terbaru, Indonesia naik ke peringkat 13 setelah Desak Made meraih emas speed putri.
Jadwal Asian Games 2026 Indonesia hari ini, dari final MLBB hingga panjat tebing Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo.
Harper Malioboro Yogyakarta bersama BPBD Kota Yogyakarta menggelar pelatihan evakuasi gempa untuk meningkatkan kesiapsiagaan staf menghadapi kondisi darurat.