Advertisement
Gempa Pacitan Jumat Dini Hari: 7 Warga Bantul Terluka
Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. / Foto dibuat oleh AI StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Gempa bumi tektonik yang berpusat di tenggara Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) dini hari berdampak langsung ke Kabupaten Bantul, DIY. Sedikitnya tujuh warga mengalami luka-luka dan sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan, sehingga memicu respons cepat aparat kebencanaan.
Korban luka akibat kepanikan dan dampak guncangan telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY melalui Pusdalops Bantul mencatat seluruh korban dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah Bantul dan RSUD Panembahan Senopati.
Advertisement
Selain korban luka, tim reaksi cepat menemukan kerusakan infrastruktur di beberapa wilayah terdampak. Pendataan sementara menunjukkan kerusakan terjadi di Imogiri, Jetis, Pundong, dan Kasihan, dengan rincian tiga unit rumah tinggal serta satu tempat ibadah mengalami kerusakan fisik.
| Jenis Dampak | Detail Informasi |
| Korban Luka | 7 Orang (Dirawat di RS PKU & RSUD Panembahan Senopati) |
| Kerusakan Rumah | 3 Unit Bangunan |
| Fasilitas Umum | 1 Tempat Ibadah Rusak |
| Wilayah Terdampak | Imogiri, Jetis, Pundong, dan Kasihan |
| Intensitas Getaran | IV MMI (Terasa Kuat) |
BPBD DIY menegaskan data tersebut masih bersifat awal dan berpotensi berubah seiring berjalannya pendataan lanjutan di lapangan. Petugas gabungan hingga kini terus melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada warga lain yang membutuhkan penanganan darurat.
BACA JUGA
“Data bersifat sementara dan masih dalam proses pendataan. Informasi dapat berubah sesuai update terbaru,” tulis laporan resmi BPBD DIY, sampai pukul 03.45 WIB.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi pada pukul 01.06 WIB dengan magnitudo 4,2. Episentrum berada di laut, sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 10 kilometer.
“Gempa ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault,” jelas BMKG seusai melakukan analisis parameter gempa.
Meski bermagnitudo sedang, getaran dirasakan cukup luas hingga Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Intensitas IV MMI tercatat di Pacitan, Bantul, dan Sleman, yang berarti getaran terasa jelas di dalam rumah seperti ada kendaraan berat melintas.
BMKG juga mendeteksi gempa susulan berkekuatan lebih kecil seusai kejadian utama. Masyarakat diimbau tetap tenang, menghindari bangunan retak, serta mengikuti informasi resmi untuk mengantisipasi potensi dampak lanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Gempa Pacitan Magnitudo 6,4 Ganggu KA Lodaya Jalur Selatan
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



