Jokowi Bakal Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina PSI November 2026
Jokowi disebut bakal dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina PSI pada November 2026 bersamaan Rapimnas dan HUT PSI di Surabaya.
Kepala BSSN Letnan Jenderal (Letjen) TNI (Purn) Nugroho Sulistyo (kiri) saat mengikuti napak tilas persandian dengan menelusuri jejak kurir rahasia di perbukitan Menoreh, Selasa (31/3/2026). /Istimewa-BSSN.
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menggelar Napak Tilas di kawasan perbukitan menoreh Kulonprogo, Selasa (31/3/2026). Kegiatan yang diikuti ratusan peserta ini digelar dengan menelusuri langsung rute para kurir yang membawa pesan rahasia di kawasan perbukitan Menoreh.
Mengangkat tema Jejak Sandi, Pilar Siber Mengabdi untuk Negeri, napak tilas diikuti 111 taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) dan 50 anggota Forum Komunikasi Sandi Daerah (Forkomsanda) DIY. Para peserta dilepas oleh Kepala BSSN Letnan Jenderal (Letjen) TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi dari Lapangan Dekso, Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang Kulonprogo untuk menuju ke dua titik lokasi yang menjadi tonggak sejarah persandian tanah air. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 BSSN.
Dari Lapangan Dekso peserta langsung menuju ke perbukitan Menoreh tepatnya di rumah Karyo Utomo yang berada di wilayah Banaran, Dusun Kaliwunglon, Kalurahan Banjarsari, Kapanewon Samigaluh. Rumah yang berada di atas bukit ini dahulunya merupakan Markas Besar Komando Jawa (MBKJ) pada masa perang gerilya.
Adapun titik kedua yaitu Rumah Sandi Dukuh yang berada di Dusun Dukuh, Kalurahan Purwoharjo, Samigaluh. Rumah Sandi Dukuh kini menjadi museum sandi yang menyimpan berbagai koleksi persandian.
Kedua lokasi yang dituju dalam napak tilas tersebut merupakan bagian penting dalam sejarah persandian di Indonesia. Keduanya menjadi lokasi mengolah berbagai data dan informasi sebelum disebarluaskan ke berbagai belahan dunia. Melalui kegiatan menelusuri jejak para kurir diharapkan dapat memaknai semangatnya.
"Rute yang dilewati ini kan dahulunya dilewati para kurir yang membawa pesan rahasia. Para taruna yang ikut harapannya dapat memaknai semangat, dedikasi, perjuangan para perintis dunia persandian Indonesia. Karena nilai-nilai yang diwariskan tentu masih relevan di era saat ini," kata Kepala BSSN Letnan Jenderal (Letjen) TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi di sela-sela kegiatan.
Melalui kegiatan tersebut harapannya dapat meningkatkan kesadaran publik dan pemangku kepentingan terhadap pentingnya keamanan informasi sebagai bagian dari ketahanan nasional. Selain itu, dapat memperkuat sinergi dengan para
pemangku kepentingan.
"Napak Tilas Persandian juga menjadi bagian dari upaya literasi masyarakat terkait keamanan siber dan persandian negara.serta pelestarian situs bersejarah sebagai warisan bangsa yang memiliki nilai strategis bagi generasi mendatang," ujarnya.
Di sisi lain Nugroho mengingatkan dunia keamanan siber Indonesia kini menghadapi realitas yang semakin pelik. Dalam kurun satu tahun, tercatat tak kurang dari 5 miliar anomali trafik yang mencoba menembus sistem elektronik.
Pihaknya mendeteksi 500 juta aktivitas mencurigakan yang menyasar perangkat pribadi hingga infrastruktur milik 700 instansi, mulai dari kementerian pusat hingga pemerintah daerah.
Merespons penetrasi digital yang masif di setiap lini organisasi, BSSN proaktif membekali berbagai pihak dengan protokol perlindungan data. Fokus utamanya adalah menutup celah bagi upaya sabotase atau pencurian informasi sensitif melalui panduan keamanan yang ketat.
Nugroho menggarisbawahi bahwa meski medan tempur telah berpindah dari fisik ke ranah digital, esensi perjuangannya tetap sama dengan era kemerdekaan yaitu upaya menjaga kedaulatan. Di tengah gejolak global yang tak menentu, integritas data menjadi harga mati.
"Tantangannya saat ini makin besar, skalanya makin luas. Tentu berbeda dengan era kemerdekaan, tetapi tantangannya tidak jauh berbeda. Esensi tantangan tetap sama, menjaga kerahasiaan informasi negara," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jokowi disebut bakal dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina PSI pada November 2026 bersamaan Rapimnas dan HUT PSI di Surabaya.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.