Dugaan Pencemaran Pantai Cangkring Bantul, DLH Ambil Sampel Air dan Tunggu Hasil Lab
DLH Bantul mengambil sampel air Pantai Cangkring terkait dugaan pencemaran limbah tambak udang. Hasil uji laboratorium diperkirakan 10 hari.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantul, Fenty Yusdayati/Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL—Kinerja ekspor Bantul mulai dibayangi tekanan akibat gejolak ekonomi global, mendorong pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi agar pelaku usaha tetap mampu bertahan di pasar internasional.
Pemkab Bantul kini mengintensifkan sinergi dengan pelaku usaha guna menjaga daya saing produk lokal, terutama di tengah ketidakpastian pasar global yang terus berubah cepat.
Tekanan dari kondisi global ini mulai dirasakan langsung oleh pelaku usaha di Bantul, khususnya yang bergantung pada pasar ekspor. Ketidakpastian permintaan dan fluktuasi ekonomi di sejumlah kawasan membuat strategi bisnis harus lebih adaptif agar tidak terdampak signifikan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantul, Fenty Yusdayati, menyebut dinamika ekonomi global saat ini semakin kompleks. Ia menilai faktor geopolitik menjadi salah satu pemicu utama yang berdampak pada stabilitas perdagangan internasional.
“Sinergi ini penting agar kita bisa bersama-sama merespons perubahan global yang cepat, sekaligus menjaga keberlanjutan kinerja ekspor Bantul,” ujar Fenty, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan kebijakan yang lebih adaptif. Dukungan diberikan kepada pelaku usaha melalui berbagai cara, mulai dari fasilitasi promosi produk hingga peningkatan kualitas dan akses pasar yang lebih luas.
Ia juga mengingatkan pelaku usaha untuk terus memantau perkembangan global, terutama kondisi di kawasan Timur Tengah yang hingga kini belum menunjukkan kepastian.
"Gejolak perekonomian dunia terutama di Timur Tengah belum bisa diprediksi kapan berakhir, untuk itu kami minta pelaku usaha terutama yang ekspor untuk terus memantau perkembangan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Bantul, Prapta Nugraha, menekankan pentingnya inovasi dalam menghadapi persaingan global. Ia menyebut produk dari Bantul kini bersaing langsung dengan negara-negara di kawasan ASEAN yang menawarkan harga dan kualitas yang kompetitif.
“Pengusaha Bantul harus terus berinovasi agar mampu bersaing di pasar global,” katanya.
Selain inovasi, strategi diversifikasi pasar dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko. Ketergantungan pada satu atau dua negara tujuan ekspor dapat menjadi kelemahan ketika terjadi penurunan permintaan secara tiba-tiba.
Dengan membuka pasar baru, pelaku usaha diharapkan bisa menjaga stabilitas penjualan sekaligus memperluas jangkauan produk ke pasar internasional. Langkah ini juga dinilai mampu meredam dampak fluktuasi ekonomi global yang sulit diprediksi.
Prapta menambahkan, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci utama agar sektor ekspor Bantul tetap bertahan.
"Kami optimistis melalui kolaborasi yang solid dan strategi yang tepat, pelaku usaha lokal tetap mampu bertahan bahkan tumbuh di tengah tekanan ekonomi global yang terus berkembang," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Bantul mengambil sampel air Pantai Cangkring terkait dugaan pencemaran limbah tambak udang. Hasil uji laboratorium diperkirakan 10 hari.
Jadwal MotoGP Jepang 2026 hari ini, Jumat 2 Oktober, lengkap dengan FP1 dan Practice. Marquez membuntuti Martin 12 poin.
Transformasi Digital Menuju Smart Province membahas pentingnya teknologi, integrasi data, SDM, regulasi, dan literasi untuk membangun DIY sebagai Smart Province
John Herdman antusias menghadapi Anthony Hudson di final FIFA ASEAN Cup 2026. Duel Indonesia vs Thailand digelar di SUGBK, Senin (5/10).
Drama dua gol injury time membawa Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 9-2 atas Bangladesh.
Portugal menang 4-2 atas Denmark di Nations League 2026-2027 meski tanpa Cristiano Ronaldo dan mempertahankan rekor sempurna