Jalan Selokan Mataram Sleman Belum Bisa Diperlebar, 11 Bidang Lahan Bakal Dibebaskan
Pelebaran Jalan Selokan Mataram Sleman belum tuntas karena pembebasan lahan. Sebanyak 11 bidang, termasuk sebagian Makam Santren Gejayan, disiapkan.
Foto ilustrasi kereta gantung dibuat dengan artificial intelligence.
Harianjogja.com, SLEMAN— Rencana pembangunan destinasi wisata kereta gantung bertajuk Prambanan Heritage Skyline mulai memasuki tahap awal setelah mendapat persetujuan prinsip dari Pemda DIY.
Proyek senilai Rp200 miliar ini diproyeksikan menjadi daya tarik baru yang menghubungkan lanskap perbukitan dengan kawasan cagar budaya di Prambanan. Sehingga akan menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu ke depan kawasan ini terkoneksi langsung dengan exit toll Bokoharjo ruas tol Jogja-Solo.
Wahana kereta gantung tersebut direncanakan membentang dari kawasan Candi Banyunibo di Kalurahan Bokoharjo hingga Tebing Breksi di Kalurahan Sambirejo. Jalur ini akan melintasi perbukitan sisi utara dengan panorama langsung ke Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko dari ketinggian.
Konsep wisata ini dinilai menjawab tren experience tourism yang semakin diminati wisatawan. Dengan memadukan teknologi dan keindahan alam, pengunjung nantinya dapat menikmati sudut pandang baru kawasan Prambanan yang selama ini dikenal sebagai destinasi budaya.
Selain menjadi magnet wisata, proyek ini juga diproyeksikan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Integrasi kawasan Bokoharjo dan Sambirejo diharapkan mampu menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih hidup.
Kepala DPMPTSP Sleman, Triana Wahyuningsih, menyebut pengembangan ini tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan sosial.
“Pengembangan kawasan ini tidak hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Pemkab Sleman memastikan proyek akan melalui serangkaian kajian mendalam, mulai dari analisis dampak lingkungan, kesesuaian tata ruang, hingga dampak sosial budaya. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian kawasan cagar budaya.
Di tingkat lokal, keterlibatan warga menjadi perhatian utama. Lurah Bokoharjo, Dody Heriyanto, mendorong agar masyarakat setempat diprioritaskan dalam proses pembangunan maupun operasional.
Menurutnya, kehadiran kereta gantung tidak hanya menghadirkan pengalaman wisata baru, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi warga di sekitar kawasan.
Jika terealisasi, Prambanan Heritage Skyline berpotensi menjadi ikon baru pariwisata DIY sekaligus memperkuat posisi kawasan Prambanan dalam koridor strategis Borobudur–Yogyakarta–Prambanan sebagai destinasi unggulan nasional hingga internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelebaran Jalan Selokan Mataram Sleman belum tuntas karena pembebasan lahan. Sebanyak 11 bidang, termasuk sebagian Makam Santren Gejayan, disiapkan.
DPR mendukung audit forensik pengelolaan keuangan haji dan menyoroti transparansi dana haji serta skema BPIH 2027.
DPR menggelar uji kelayakan terhadap 15 calon Dewas LPP RRI masa jabatan 2026-2031 pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Argentina menang 3-0 atas Benin. Lionel Messi mencetak satu gol dan dua assist dalam laga terakhirnya bersama timnas Argentina.
Kejagung menyiapkan 34 jaksa untuk menuntut eks Jampidsus Febrie Adriansyah, termasuk sejumlah jaksa berpengalaman di KPK.
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan memperkuat hak pekerja, prinsip nondiskriminasi, sertifikasi kompetensi, serta melarang penahanan ijazah.