Diguncang Gempa M3,5, BPBD Cianjur: Rumah Aman, Warga Diminta Tenang
Gempa magnitudo 3,5 di Cianjur tidak menimbulkan kerusakan. BPBD memastikan kondisi aman, warga diminta tetap waspada.
Taman wisata Kaliurang. - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Menjelang libur panjang anak sekolah, pengelola tempat wisata di Sleman diwajibkan untuk memasang daftar harga retribusi dan layanan di tempat yang mudah dilihat wisatawan.
Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, juga melarang pengelola tempat wisata menaikkan harga layanan.
"Menyambut libur sekolah tahun ini, kami kembali menegaskan bahwa pengelola boleh menaikkan harga produk/layanan melebihi batas kewajaran dan memasang harga layanan di tempat yang dapat dilihat dengan mudah oleh wisatawan" kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman Ishadi Zayid di Sleman, Rabu (18/6/2025).
Menurut dia, masa libur sekolah mulai 25 Juni hingga 11 Juli 2025 diperkirakan kunjungan wisatawan di Kabupaten Sleman berada diantara angka 300.000 hungga 450.000 kunjungan di sejumlah destinasi wisata.
"Sesuai dengan tagline Dispar Sleman yakni 'Dolan Sleman marai tuman' (main ke Sleman bikin ketagihan) maka kami minta para pengelola wisata dan pelaku wisata yang lain benar-benar dapat menghadirkan kesan yang baik kepada wisatawan, sehingga mereka akan kembali berkunjung di kesempatan lain," katanya.
BACA JUGA: Panjang Drainase di JJLS Kelok 23 Ditambah, Rest Area Disiapkan
Ia mengatakan, sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan destinasi yang nyaman dan menyenangkan, maka pelaku wisata juga wajib mengelola sampah dan limbah yang timbul dari aktivitas di destinasi wisata, desa wisata dan usaha jasa pariwisata.
"Selain menciptakan kenyamanan, hal ini juga untuk menjamin kelestarian, kebersihan dan keasrian lingkungan," katanya.
Ishadi mengatakan selama masa libur sekolah tersebut diperkirakan rerata "length of stay" wisatawan berada diantara 1,5 hingga 2,25 hari dengan rerata okupansi hotel di Kabupaten Sleman berada diantara 30% hingga 60%.
"Kemudian retribusi pariwisata di destinasi yang dikelola Pemerintah Kabupaten Sleman (Kaliurang dan Kaliadem) sebesar Rp50 juta hingga Rp75 juta dan rerata belanja wisatawan seperti akomodasi, makan minum, tiket masuk destinasi, belanja oleh-oleh, dan lain-lain berada diantara Rp750.000 hingga Rp1,25 juta per kunjungan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa magnitudo 3,5 di Cianjur tidak menimbulkan kerusakan. BPBD memastikan kondisi aman, warga diminta tetap waspada.
Rupiah berisiko tembus Rp19.000 per dolar AS akibat konflik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga tinggi The Fed.
Harian Jogja rayakan HUT ke-18 dengan bakti sosial di Panti Al Wahhaab Sleman, perkuat kepedulian dan pemberdayaan santri.
Kirab Budaya Tresna Pancasila di Malioboro Jogja padat pengunjung, gaungkan nilai Pancasila dan dorong pariwisata.
Haier luncurkan Horizon Collection di Jakarta, hadirkan kulkas premium dengan teknologi pendingin mutakhir dan hemat energi.
BNN ungkap penyelundupan 7,8 kg hasis oleh WNA Rusia di Bali. Penangkapan berlangsung dramatis setelah aksi kejar-kejaran.