Proyek Kantor Dinkes Rp7,1 Miliar Mulai Dikerjakan di Siraman
Kantor Dinas Kesehatan senilai Rp7,1 miliar mulai dibangun di kawasan kantor terpadu Pemkab Gunungkidul di Kalurahan Siraman, Wonosari mulai dibangun.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pembangunan Jembatan Garuda yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto akan bertambah di lima lokasi baru sehingga total 16 jembatan di Gunungkidul. Hingga kini progres pembangunan baru terlaksana di tiga titik: Gari (Wonosari), Katongan, dan Kedungkeris (Nglipar).
Komandan Kodim 0730/GK Letkol Alfian Yudha Praniawan mengungkapkan awalnya direncanakan 11 jembatan namun usulan tambahan masuk untuk Kali Gandu (Mertelu, Gedangsari), Sungai Platar Ombo (Kalitekuk, Semin), Kali Oya (Karangsari, Semin), dan Sungai Guyangan (Tambakromo, Ponjong). "Sudah diusulkan untuk dibangun Jembatan Garuda menyusul di 11 lokasi lain di Gunungkidul," katanya, Minggu (26/4/2026).
Tiga lokasi aktif saat ini mencakup Kali Oya (Nglebak), Katongan (Gatak, Gari, Wonosari), dan Kali Gandu (Pringsurat, Kedungkeris, Nglipar) dengan progres pondasi tiang jembatan. Delapan jembatan lain tersebar di Karangwetan (Pundungsari, Semin), Pacar II (Girisuko, Panggang), Kedungpoh Kidul (Nglipar), Blembeman II (Natah, Nglipar), Nglegi (Patuk), Soka (Wunung, Wonosari), Bedil Wetan (Rejosari, Semin), dan Klayar (Kedungpoh, Nglipar). "Paling banyak memang berada di atas Kali Oya. Untuk pembangunan dilaksanakan secara bergiliran," tambahnya.
TNI Angkatan Darat kerjakan infrastruktur ini dengan jenis gantung dan beton untuk hubungkan desa terpencil, tingkatkan konektivitas, dan dorong ekonomi lokal. Anggaran per titik Rp300-400 juta sudah dilengkapi denah survei. Mayoritas jembatan lintasi Kali Oya yang jadi urat nadi Gunungkidul.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih (Mbak Endah) sambut baik program presiden ini. "Pembangunan jembatan ini tak lepas dari program yang digagas Presiden Prabowo. Usulan pembangunan juga tidak lepas dari masukan dari Lurah dan Babinsa yang kemudian diusulkan ke Pusat," ujarnya. Infrastruktur tak hanya buka akses terputus tapi optimalkan perekonomian warga efektif dan efisien.
Program Jembatan Garuda jadi wujud konkret kehadiran negara di Bumi Handayani. Lokasi tambahan Kali Gandu, Platar Ombo, Kali Oya Karangsari, dan Guyangan Ponjong perkuat jaringan infrastruktur pedesaan. Progres bertahap ini harapkan percepat distribusi barang, akses pendidikan, dan layanan kesehatan bagi warga pelosok.
Program Jembatan Garuda di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto merupakan bagian dari inisiatif besar pembangunan infrastruktur kerakyatan yang difokuskan pada penguatan konektivitas di wilayah pelosok dan pedesaan.
Berbeda dengan proyek jembatan tol skala besar di perkotaan, Jembatan Garuda dalam konteks program pemerintah pusat saat ini lebih merujuk pada pembangunan ratusan jembatan gantung dan jembatan penghubung di berbagai titik strategis guna memastikan akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi warga tidak lagi terhambat oleh letak geografis atau sungai yang sulit diseberangi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kantor Dinas Kesehatan senilai Rp7,1 miliar mulai dibangun di kawasan kantor terpadu Pemkab Gunungkidul di Kalurahan Siraman, Wonosari mulai dibangun.
Kepala BGN Nanik S. Deyang mengundurkan diri untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri. Presiden disebut menyetujui dan memintanya tetap mengawasi BGN.
Bakom menegaskan tata letak Sidang Kabinet Paripurna dirancang untuk memudahkan arahan Presiden Prabowo, bukan terkait kedudukan Wapres Gibran.
Pakar hukum pidana Universitas Trisakti menilai terdapat dugaan penggunaan skema safe house dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah.
Merawat rekam jejak perjalanan sejarah dari masa kolonial hingga era modern, Ambarrukmo Group resmi meluncurkan buku edisi kedua
Pemkot Jogja membentuk patroli sungai, memasang CCTV dan lampu untuk menindak pembuangan sampah liar di Sungai Code dan Gajah Wong.