MK Tolak Gugatan Kuota Internet Hangus karena Dinilai Kabur
MK menyatakan gugatan kuota internet hangus kabur atau obscuur sehingga permohonan uji materi UU Cipta Kerja tidak dilanjutkan.
Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta resmi bermitra dengan Cambridge English dan jajaki kerja sama GMI untuk penguatan pendidikan global. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta memperkuat langkah menuju standar pendidikan global dengan menandatangani kerja sama strategis bersama Cambridge English dalam forum internasional Leader Forum di Kuala Lumpur. Kesepakatan ini menandai komitmen peningkatan kualitas bahasa Inggris bagi siswa dan guru secara terukur dan diakui dunia.
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan signing agreement tersebut menjadi tonggak penting dalam menghadirkan sistem pembelajaran bahasa Inggris yang lebih sistematis, terstandar, dan berorientasi global di lingkungan madrasah.
Melalui kolaborasi ini, siswa jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) akan mengikuti pengukuran kemampuan bahasa Inggris melalui Cambridge English Qualification (CEQ). Sementara itu, para guru bahasa Inggris akan menjalani sertifikasi Teaching Knowledge Test (TKT) guna memperkuat kompetensi pedagogik dan profesional mereka.
Country Manager of Cambridge English Indonesia, Sonya Tobing, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menilai langkah ini sebagai bagian penting dalam memperluas akses pendidikan bahasa Inggris berkualitas global di lingkungan pendidikan Islam.
“#Kami melihat Madrasah Mu’allimin sebagai institusi yang memiliki visi kuat dalam membangun generasi global yang berkarakter. Melalui kerja sama ini, kami berharap siswa dan guru tidak hanya memiliki kompetensi bahasa Inggris yang terstandar internasional , tetapi juga kepercayaan diri untuk bersaing di tingkat global,” ujar Sonya Tobing.
Direktur Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Mhd. Lailan Arqam, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi institusi dalam menghadirkan pendidikan berkelas dunia tanpa mengesampingkan nilai-nilai keislaman.
“Madrasah Mu’allimin telah mengembangkan program kelas internasional dengan penguatan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Kami juga telah menjadi bagian dari Cambridge Education dengan menyelenggarakan program Lower Secondary, Upper Secondary, hingga A Level, serta mengikuti ujian internasional seperti Checkpoint, IGCSE, dan akan berlanjut ke A Level Exam”.
Ia menambahkan bahwa penguatan standardisasi kemampuan bahasa Inggris siswa dilakukan melalui CEQ, khususnya pada program unggulan, sementara peningkatan kualitas tenaga pengajar ditempuh melalui sertifikasi TKT. Program ini tidak hanya menitikberatkan pada capaian akademik, tetapi juga kesiapan siswa menghadapi kompetisi global.
Beliau melanjutkan, “Melalui kerja sama dengan Cambridge English, kami memperkuat aspek standardisasi kemampuan bahasa Inggris siswa melalui CEQ untuk siswa dengan program unggulan dan peningkatan kualitas guru melalui TKT”. Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa program ini tidak hanya menyasar aspek akademik, tetapi juga membentuk kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan global.
Kesepakatan ini sekaligus mempertegas posisi Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta sebagai lembaga pendidikan kader yang tidak hanya unggul dalam aspek keislaman dan kepemimpinan, tetapi juga memiliki daya saing global yang semakin kuat.
“Mu’allimin is ready to meet global standards,” menjadi komitmen nyata dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan berdaya saing global.
Dalam agenda yang sama, Mu’allimin juga memenuhi undangan dari German-Malaysian Institute (GMI) untuk menjajaki kerja sama pengembangan kapasitas tenaga pendidik melalui program Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM) Camp. Program pelatihan berstandar internasional ini direncanakan mulai berlangsung pada Juni 2026 di Malaysia sebagai bagian dari penguatan kompetensi guru di bidang sains dan teknologi.
Program tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pembelajaran berbasis STEM di lingkungan Mu’allimin, sekaligus memperluas jejaring internasional dalam pengembangan pendidikan modern yang relevan dengan kebutuhan global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MK menyatakan gugatan kuota internet hangus kabur atau obscuur sehingga permohonan uji materi UU Cipta Kerja tidak dilanjutkan.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.
Bank Jateng resmi meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart yang berlokasi di lingkungan Universitas Sebelas Maret
Sebanyak 38 jembatan di Gunungkidul mulai rusak ringan hingga sedang. Pemkab pastikan masih aman dan lakukan perbaikan bertahap.
KPK sita kontainer suku cadang ilegal di Semarang terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sebelumnya, uang Rp5,19 miliar juga disita.