Santriwati Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Pati Minta Perlindungan
Santriwati korban dugaan kekerasan seksual di pondok pesantren Pati mengajukan perlindungan ke LPSK untuk pendampingan hukum.
Career Day Madrasah Muallimat Muhammadiyah Jogja membekali siswi MTs hingga MA dengan perencanaan karier, perguruan tinggi, dan kewirausahaan. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Upaya membekali siswi dengan perencanaan masa depan kembali diperkuat Madrasah Muallimat Muhammadiyah Jogja melalui penyelenggaraan Career Day, sebuah agenda tahunan yang dirancang untuk menumbuhkan kesadaran karier sejak usia sekolah. Program ini menyasar seluruh jenjang pendidikan, mulai Madrasah Tsanawiyah (MTs) hingga Madrasah Aliyah (MA), dengan pendekatan yang disesuaikan kebutuhan masing-masing tingkat.
Direktur Madrasah Muallimat Muhammadiyah, Unik Rosyidah, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Career Day tahun ini menghadirkan pembaruan signifikan, terutama bagi siswi kelas 8 dan kelas 4 MTs yang kini mulai diperkenalkan dengan konsep career plan sebagai bekal awal menentukan arah pendidikan selanjutnya.
“Melalui career plan, siswi kelas MTs diajak untuk mulai menata rencana saat nanti masuk ke jenjang Aliyah. Sedangkan untuk siswi MA, program ini membantu mereka menata rencana masuk ke perguruan tinggi dan menentukan masa depan mereka,” ujar Unik saat ditemui di sela kegiatan, Selasa (27/1/2026).
Ia menilai pengenalan perencanaan karier sejak dini menjadi langkah penting agar siswi memiliki tujuan yang terarah serta mampu mengelola pilihan hidup secara lebih sistematis. Khusus bagi siswi kelas 3 MA atau setara SMA, panitia menghadirkan perwakilan dari sekitar 15 hingga 16 perguruan tinggi negeri dan swasta ternama, di antaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Islam Negeri (UIN), hingga Institut Seni Indonesia (ISI).
Tak hanya pameran pendidikan, rangkaian Career Day Madrasah Muallimat Muhammadiyah Jogja juga diisi beragam kegiatan pendukung. Salah satunya Market Day yang ditujukan bagi siswi kelas 2 MA, di mana mereka mendapatkan pembelajaran kewirausahaan secara langsung, mulai dari pengelolaan modal, penentuan harga jual, hingga proses penilaian akuntansi oleh guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Agenda lainnya meliputi Science Show berupa pertunjukan sains yang menampilkan eksperimen fisika dan kimia, sekaligus pameran hasil penelitian siswi. Selain itu, digelar pula seminar kepemimpinan bagi siswi kelas 3 MTs, pameran karya tulis, serta panggung ekspresi yang memberi ruang kreativitas bagi siswi kelas 1. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memperluas wawasan, mengasah potensi, dan menumbuhkan kesiapan siswi dalam merancang masa depan secara terencana.
“Harapan saya, melalui kegiatan Career Day ini anak-anak memiliki wawasan yang luas dan target masa depan yang jelas. Masa depan mereka harus dipersiapkan dan ditata dengan rapi sejak dini,” tutup Unik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Santriwati korban dugaan kekerasan seksual di pondok pesantren Pati mengajukan perlindungan ke LPSK untuk pendampingan hukum.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.