Kunjungan DPRD ke Kampung Wisata Jogja Dongkrak UMKM

Newswire
Newswire Selasa, 12 Mei 2026 19:17 WIB
Kunjungan DPRD ke Kampung Wisata Jogja Dongkrak UMKM

Kunjungan kerja DPRD dari berbagai daerah ke Kampung Wisata Purbayan mampu mendongkrak omzet UMKM. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Strategi penerimaan tamu kunjungan kerja (kunker) yang diterapkan DPRD Kota Jogja mulai memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM dan kampung wisata. Tidak lagi terpusat di gedung dewan, rombongan legislator dari berbagai daerah kini diarahkan langsung ke kawasan wisata berbasis masyarakat untuk menggerakkan ekonomi lokal.

Kampung Wisata Purbayan, Kotagede, menjadi salah satu lokasi yang merasakan dampak positif kebijakan tersebut. Dalam waktu sekitar tiga jam, pelaku UMKM di kawasan itu berhasil membukukan omzet hingga Rp7 juta dari kunjungan ratusan anggota DPRD luar daerah pada Selasa (12/5/2026).

Ratusan Legislator Kunjungi Kampung Wisata Purbayan

Sebanyak 157 peserta kunjungan kerja dari sembilan DPRD kabupaten dan kota di Indonesia memadati kawasan cagar budaya Kotagede. Mereka berasal dari DPRD Kota Bekasi, Madiun, Tulungagung, Trenggalek, Cilacap, Wonosobo, Banyuwangi, Bangkalan, hingga Banyuasin.

Kehadiran para tamu tersebut disambut Anggota Komisi D DPRD Kota Jogja, Nurcahyo Nugroho, bersama Kepala Bidang Pengembangan SDM Dinas Pariwisata Kota Jogja, Husni Eko Prabowo, serta jajaran Sekretariat DPRD Kota Jogja.

"Penerimaan kunjungan ini merupakan cara baru yang sebelumnya biasa diterima di gedung dewan, namun sekarang bisa dilakukan di tempat-tempat kampung wisata," ucap Nurcahyo.

Kampung Wisata Jadi Ruang Tamu Baru DPRD

Nurcahyo menjelaskan konsep penerimaan tamu berbasis kampung wisata terus diperluas. Saat ini, DPRD Kota Jogja telah menyiapkan tiga kampung wisata sebagai lokasi penerimaan tamu kunjungan kerja dari berbagai daerah.

Selain Kampung Wisata Purbayan yang dikenal dengan kawasan heritage Kotagede, dua lokasi lain yakni Kampung Wisata Mantrijeron dan Kampung Wisata Sosromenduran juga mulai disiapkan untuk mendukung konsep serupa.

"Sementara baru tiga itu," ujar politisi asal Purbayan, Kotagede, tersebut.

Omzet UMKM Kotagede Tembus Rp7 Juta

Kebijakan tersebut langsung dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha mikro di kawasan Purbayan. Sedikitnya tujuh UMKM lokal menikmati peningkatan penjualan dari produk khas yang diborong para tamu.

Berbagai produk unggulan seperti batik tulis, kuliner tradisional kembang waru, yangko, bakpia, hingga camilan khas Kotagede menjadi incaran rombongan legislator dari luar daerah.

Nurcahyo menilai perputaran uang yang mencapai lebih dari Rp7 juta menjadi bukti bahwa kunjungan kerja berbasis kampung wisata mampu memberikan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat. Selain menggerakkan UMKM, konsep tersebut juga menjadi sarana promosi wisata Kota Jogja kepada para pemangku kepentingan dari berbagai daerah.

"Kami sampaikan kepada para pengunjung tentang Kota Wisata Jogja, termasuk di dalamnya terkait Kampung Wisata Purbayan," jelasnya.

Kegiatan penerimaan tamu berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga 11.30 WIB. Seluruh rombongan diterima secara bergantian berdasarkan tema kunjungan agar suasana tetap kondusif dan pelayanan kepada tamu berjalan optimal.

"Saya kira penerimaan kunjungan ke kampung wisata ini cukup efektif, selain bisa mengenalkan kampung wisata secara langsung kepada pemangku kepentingan dari berbagai daerah juga memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM lokal," ucap politisi PKS itu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online