Magelang Siap Gelar Interhash, Distoria, dan SBY Cup 2026
Magelang siap gelar Interhash 2026, Distoria 2026, dan SBY Cup 2026. Pemkot pastikan kesiapan event internasional dan dampak ekonomi.
Duta Besar Britania Raya untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Britania Raya kian erat melalui sektor pendidikan karakter. Hal ini tampak saat Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey, melakukan kunjungan resmi ke Kampus Terpadu Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta di Sedayu, Bantul, Kamis (9/4/2026).
Kedatangan Jermey bukan sekadar kunjungan biasa. Ia secara khusus menyematkan penghargaan bergengsi Gold Medal The Duke of Edinburgh’s International Award kepada siswa Kader Tingkat 6 Mu’allimin. Penghargaan ini merupakan apresiasi internasional bagi pemuda yang dinilai memiliki ketangguhan dan kontribusi sosial yang tinggi.
Dalam agenda bertajuk Award in Action tersebut, Dominic Jermey memberikan perhatian khusus terhadap pola pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah. Ia memandang bahwa generasi muda saat ini berdiri di garda terdepan dalam menghadapi dinamika tantangan global yang semakin kompleks.
Kaum muda memikul tanggung jawab yang sangat krusial sebagai agen perubahan. Menurutnya, inovasi dan solusi atas permasalahan masa depan bergantung pada sejauh mana kapasitas pemuda diasah sejak dini.
Ia secara terbuka memuji konsistensi Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada para santrinya. Baginya, kecerdasan akademik tanpa fondasi karakter yang kokoh tidak akan cukup untuk membuat seseorang berkontribusi nyata di tengah masyarakat luas.
"Pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi tantangan global. Pemuda memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan perubahan positif di masa depan," ujar Dominic Jermey dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa program The Duke of Edinburgh’s International Award ini menjadi jembatan kolaborasi yang manis antara Inggris dan Indonesia dalam mencetak pemimpin masa depan.
Direktur Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta Lailan Arqam menyatakan bahwa raihan Gold Medal ini menjadi validasi atas kualitas santri mereka di kancah internasional. Arqam menyebut keberhasilan ini kian mempertegas posisi Mu’allimin sebagai institusi pendidikan kader yang memiliki daya saing global namun tetap berpijak pada nilai-nilai lokal.
Pihak madrasah memaparkan bahwa kurikulum internal mereka selama ini memang berjalan beriringan dengan empat pilar utama The Duke of Edinburgh’s International Award, yakni pengabdian, pengembangan keterampilan, aktivitas fisik, petualangan.
"Capaian Gold Medal tersebut menjadi bukti kualitas kader Mu’allimin yang mampu bersaing di tingkat internasional," tegas Lailan Arqam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Magelang siap gelar Interhash 2026, Distoria 2026, dan SBY Cup 2026. Pemkot pastikan kesiapan event internasional dan dampak ekonomi.
Prabowo siapkan satgas deregulasi untuk memangkas izin usaha yang dinilai terlalu lama demi memperkuat investasi di Indonesia.
BKPM menilai surat Kadin China di Indonesia sebagai masukan positif terkait tantangan iklim investasi dan hilirisasi di Indonesia.
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Presiden Prabowo menyebut masih ada ribuan triliun kekayaan negara yang harus diselamatkan dari praktik pencurian aset nasional.
Pakar Forensika Digital UII menilai markas judi online internasional di Jakarta menjadi ancaman serius cybercrime bagi Indonesia.