Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Bupati Sleman Harda Kiswaya - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN — Upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mempercepat pembangunan infrastruktur mulai menunjukkan hasil. Usulan yang diajukan Bupati Sleman, Harda Kiswaya, kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI untuk tahun anggaran 2026 mendapat respons cepat dari pemerintah pusat.
Tak berselang lama setelah kunjungan ke Jakarta, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) langsung bergerak melakukan survei lapangan. Pemeriksaan dilakukan di tujuh daerah irigasi serta 18 titik talut sungai yang menjadi prioritas penanganan.
“BBWSSO pun survei di 18 talut. Menurut BBWSSO, anggaran sudah siap. Pengerjaannya diprioritaskan di titik yang paling memungkinkan untuk segera digarap,” papar Harda, Senin (4/5/2026).
BBWSSO sendiri merupakan unit teknis di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU yang menangani pengelolaan infrastruktur sumber daya air, mulai dari konservasi hingga pemeliharaan.
Harda mengapresiasi respons cepat dari pemerintah pusat dalam menindaklanjuti kebutuhan infrastruktur di wilayahnya.
“Saya respek Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU RI lewat BBWSSO yang bertanggung jawab di wilayah Sungai Serayu-Bogowonto dan Progo-Opak-Serang bergerak cepat merespons usulan kami,” katanya.
Tak hanya sektor sumber daya air, usulan di bidang jalan juga mendapat perhatian dari Direktorat Jenderal Bina Marga. Pemkab Sleman diminta segera menyiapkan dokumen teknis dan administratif melalui sistem Sitia (Sinergitas, Transparansi, Integrasi, Akuntabel).
“Kami diminta menyiapkan persyaratan administratif dan teknis ke sistem Sitia agar penanganan jalan dapat dilaksanakan secara tepat, efisien, dan siap tender,” sambung Harda.
Secara rinci, Pemkab Sleman mengusulkan perbaikan jalan rusak sepanjang lebih dari 490 kilometer serta penggantian enam jembatan guna mendukung mobilitas warga dan distribusi ekonomi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Sleman, Sukarmin, menambahkan bahwa usulan juga mencakup pembangunan 21 talut pengaman tebing sungai, peningkatan 58 jaringan irigasi, serta pembangunan lima embung baru.
Selain itu, pada sektor prasarana strategis, Pemkab Sleman juga mengajukan relokasi Pasar Pakem, revitalisasi Stadion Tridadi dan GOR Pangukan, serta pembangunan perpustakaan daerah.
Menurut Sukarmin, dukungan dari pemerintah pusat akan mempercepat realisasi berbagai proyek tersebut.
“Melalui kontribusi pemerintah pusat, pembangunan prasarana strategis di Kabupaten Sleman akan berjalan lebih optimal, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memberi manfaat luas bagi masyarakat,” tukasnya.
Respons positif dari Kementerian PU ini sekaligus menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan, khususnya di Kabupaten Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.