Cuaca DIY, Senin 11 Mei 2026: Sleman Diguyur Hujan Ringan

Jumali
Jumali Senin, 11 Mei 2026 06:07 WIB
Cuaca DIY, Senin 11 Mei 2026: Sleman Diguyur Hujan Ringan

Foto ilustrasi hujan. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA— Prakiraan cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin (11/5/2026) menunjukkan perbedaan kondisi di sejumlah wilayah. Kabupaten Sleman diprediksi menjadi satu-satunya daerah yang mengalami hujan ringan, sementara Kota Jogja, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul cenderung berawan sepanjang hari.

Perbedaan cuaca ini penting diperhatikan warga yang memiliki aktivitas luar ruangan, terutama pengguna jalan, pekerja lapangan, hingga pelaku wisata.

Sleman Diprediksi Hujan Ringan

Warga Sleman disarankan menyiapkan payung atau jas hujan sebelum beraktivitas. Cuaca hujan ringan diperkirakan terjadi dengan suhu udara berkisar antara 23–31 derajat Celsius dan kelembaban mencapai 59–94 persen.

Kondisi tersebut berpotensi membuat jalanan lebih licin, terutama di kawasan dengan lalu lintas padat seperti Ring Road Utara, area kampus Universitas Gadjah Mada dan Universitas Islam Indonesia, hingga jalur utama di wilayah Depok dan Mlati.

Pengendara motor diminta lebih berhati-hati karena hujan ringan dapat memicu genangan di sejumlah titik rawan.

Empat Wilayah Lain Berawan

Sementara itu, empat wilayah lain di DIY diprediksi hanya mengalami cuaca berawan dengan rincian sebagai berikut:

WilayahCuacaSuhuKelembaban
KulonprogoBerawan23–30°C66–96%
BantulBerawan22–31°C63–98%
GunungkidulBerawan22–30°C65–96%
Kota JogjaBerawan23–32°C57–96%

Kota Jogja diprediksi menjadi wilayah dengan suhu tertinggi, mencapai 32 derajat Celsius. Meski berawan, kondisi siang hari di pusat kota tetap berpotensi terasa panas dan gerah.
Warga maupun wisatawan yang beraktivitas di kawasan Malioboro, Alun-Alun, maupun Prawirotaman disarankan mengenakan pakaian ringan dan membawa cukup air minum.

Bantul Paling Lembab, Gunungkidul Relatif Sejuk

Kabupaten Bantul diperkirakan memiliki tingkat kelembaban tertinggi hingga 98 persen. Kondisi tersebut membuat udara terasa lebih lembab, terutama pada pagi dan malam hari.
Sementara itu, Gunungkidul menjadi salah satu wilayah dengan suhu relatif lebih sejuk. Cuaca ini dinilai cukup mendukung aktivitas wisata alam, termasuk kunjungan ke kawasan pantai selatan dan destinasi gua wisata.

Warga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca

Perubahan suhu antara pagi dan siang hari di DIY cukup terasa, yakni dari kisaran 22–23 derajat Celsius menjadi 31–32 derajat Celsius pada siang hari.

Anak-anak, lansia, serta warga dengan aktivitas tinggi di luar ruangan disarankan menjaga kondisi tubuh dengan cukup minum air putih dan menggunakan perlindungan tambahan seperti jaket tipis atau payung.

Bagi petani, pedagang pasar, hingga pekerja lapangan, kondisi cuaca ini juga perlu menjadi perhatian agar aktivitas tetap berjalan lancar. Kelembaban tinggi dapat memengaruhi proses pengeringan hasil panen maupun memicu munculnya jamur di lingkungan lembab.

Meski sebagian besar wilayah DIY diprediksi hanya berawan, warga tetap diimbau mewaspadai perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama pada masa peralihan musim.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online