Harga Cabai di Sleman Naik, Rawit Hijau Tembus Rp70.000
Harga cabai merah besar dan rawit hijau di Sleman naik pada pekan kedua Oktober 2026. Harga rawit merah justru turun.
Peserta mencoba teknik sablon pada kaos dalam pelatihan sablon kaos yang digelar Kelurahan Pakuncen pada pertengahan Mei 2026. /Dok. Kelurahan Pakuncen.
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Pakuncen terus mengembangkan program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan berbasis ekonomi kreatif. Salah satu program yang digelar pada pertengahan Mei 2026 ialah pelatihan sablon kaos yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga.
Pelatihan tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan masyarakat. Para peserta mendapatkan pembelajaran mulai dari teknik dasar hingga praktik langsung proses penyablonan kaos secara manual.
Warga Dibekali Teknik Produksi Sablon Kaos
Lurah Pakuncen, Budhi Riyanto, mengatakan pelatihan sablon kaos digelar sebagai upaya membekali masyarakat dengan keterampilan produksi yang dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri di sektor industri kreatif.
“Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan masyarakat yang antusias mempelajari teknik dasar hingga praktik langsung penyablonan kaos,” katanya, Senin (18/5/2026).
Dalam pelatihan itu, peserta memperoleh materi mengenai pengenalan alat dan bahan, pembuatan desain, proses afdruk screen, hingga teknik penyablonan manual pada media kaos.
Peserta juga diajak mempraktikkan langsung proses penyablonan agar memiliki pemahaman menyeluruh mengenai tahapan produksi.
“Melalui metode tersebut, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih menyeluruh terkait proses produksi dan mampu mengembangkan keterampilan tersebut menjadi usaha produktif,” ujar Budhi.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Warga
Narasumber pelatihan, Agus Hartono, menilai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam menghadapi persaingan ekonomi kreatif yang terus berkembang.
Menurut Agus, keterampilan sablon kaos memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan sebagai sumber penghasilan masyarakat karena proses produksinya relatif mudah dipelajari dan dapat dilakukan secara mandiri.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat memiliki keterampilan baru yang bisa dikembangkan menjadi usaha rumahan maupun kelompok usaha bersama,” katanya.
Ia juga mendorong peserta untuk mulai membangun usaha sendiri setelah mengikuti pelatihan tersebut. Berbagai motivasi kewirausahaan turut diberikan guna menumbuhkan semangat masyarakat dalam menciptakan peluang usaha baru.
“Selain menjadi sarana peningkatan keterampilan, kegiatan itu juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan di tengah masyarakat sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan perekonomian keluarga,” ujar Agus.
Melalui pelatihan sablon kaos tersebut, Kelurahan Pakuncen berharap masyarakat mampu mengembangkan keterampilan kreatif menjadi aktivitas ekonomi produktif yang berkelanjutan di lingkungan sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai merah besar dan rawit hijau di Sleman naik pada pekan kedua Oktober 2026. Harga rawit merah justru turun.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu, 17 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dengan keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu, 17 Oktober 2026, dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 17 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
BYD menunjuk Inokom milik Sime Motors sebagai mitra perakitan EV di Malaysia. Strategi ini berbeda dengan pabrik BYD yang telah beroperasi di Subang, Indonesia.
Situs palsu iPhone Duo menawarkan voucher 500 dolar AS dan berpotensi menyerang iPhone rentan melalui DarkSword. Kenali ciri situs dan cara melindungi perangkat