Soroti Beda Tafsir Hakim di Sengketa Kontrak, Ahmad Arif Raih Doktor
Ahmad Arif Syarif meraih doktor FH UII setelah meneliti dasar pertimbangan hakim menentukan kepatutan dalam sengketa kontrak.
Angkutan KSPN dengan armada Sinar Jaya saat melintas di kawasan Titik Nol Malioboro, Kota Jogja. /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA—Jadwal Bus KSPN Malioboro–Parangtritis Senin (25/5/2026) menjadi solusi wisata hemat dengan tarif Rp12.000, memudahkan perjalanan dari pusat kota ke pantai tanpa kendaraan pribadi.
Layanan ini menghubungkan kawasan Malioboro dengan Pantai Parangtritis, memberikan alternatif transportasi praktis bagi wisatawan yang ingin menikmati destinasi pesisir selatan.
Bus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) tersebut dioperasikan oleh Dinas Perhubungan DIY bekerja sama dengan PO Sinar Jaya sebagai bagian dari penguatan sistem transportasi wisata yang terjangkau dan efisien di Kota Yogyakarta.
Dengan jadwal keberangkatan yang tersebar sejak pagi hingga sore, wisatawan memiliki fleksibilitas lebih dalam merencanakan perjalanan, baik untuk kunjungan singkat maupun wisata sehari penuh.
Selain mempermudah mobilitas, kehadiran bus KSPN juga diarahkan untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan di kawasan pariwisata strategis. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalur menuju pantai selatan.
Berikut jadwal lengkap Bus KSPN Malioboro–Parangtritis Minggu Senin (25/5/2026):
Dari Malioboro (BI) ke Pantai Parangtritis
07.30 WIB
08.30 WIB
09.30 WIB
11.00 WIB
13.00 WIB
14.30 WIB
Dari Terminal Pantai Parangtritis ke Malioboro (BI)
09.00 WIB
10.00 WIB
11.00 WIB
14.00 WIB
15.30 WIB
17.00 WIB
Dengan tarif terjangkau dan jadwal yang merata, layanan ini menjadi pilihan efisien bagi wisatawan yang ingin menuju pantai tanpa harus berkendara sendiri, sekaligus menghindari potensi kemacetan di jalur selatan Yogyakarta.
Aksesibilitas menuju destinasi wisata melalui angkutan umum kini menjadi faktor penting dalam mendukung pariwisata berkelanjutan dan inklusif. Kehadiran moda transportasi seperti bus KSPN memungkinkan wisatawan dari berbagai latar belakang untuk menjangkau destinasi tanpa hambatan biaya tinggi maupun kelelahan berkendara jarak jauh.
Dari sisi lingkungan, penggunaan transportasi publik secara masif dinilai efektif mengurangi kemacetan saat akhir pekan, menekan emisi kendaraan, serta mengatasi keterbatasan lahan parkir di kawasan wisata.
Transportasi publik yang terintegrasi ke titik wisata bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga upaya menjaga keasrian destinasi agar tetap layak dinikmati oleh generasi mendatang. Sehingga perjalanan wisata pun menjadi lebih nyaman karena wisatawan dapat menikmati pemandangan tanpa tekanan lalu lintas padat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ahmad Arif Syarif meraih doktor FH UII setelah meneliti dasar pertimbangan hakim menentukan kepatutan dalam sengketa kontrak.
Tito Karnavian menegaskan larangan membuka lahan dengan cara membakar tanpa kecuali melalui Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2026.
Isi chat dugaan cashback Rp4.000 per kilogram pengadaan telur SPPG di Sukoharjo viral. BGN akan mengecek dugaan tersebut.
OIKN meminta warga melaporkan titik api di IKN melalui aplikasi IKNOW di tengah ancaman karhutla akibat fenomena El Nino.
Bareskrim menyebut 72 tersangka karhutla diduga sengaja membakar hutan dan lahan untuk membuka perkebunan sawit.
TNI AU dan BNPB mengevakuasi korban gempa NTT dengan helikopter. TNI AL juga melakukan operasi medis di KRI dr. Soeharso-990.