Komite MAN 2 Bantul Klarifikasi Isu Biaya Pendidikan Rp4,2 Juta
Komite MAN 2 Bantul menjelaskan soal Rp4,2 juta yang ramai di media sosial. Nominal disebut bukan tarif wajib bagi wali murid.
Petugas mengubur bangkai penyu yang ditemukan mati di kawasan Pantai Parangkusumo, Kapanewon Kretek, Bantul, Sabtu (23/5/2026) pagi. Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Seekor penyu ditemukan dalam kondisi mati terdampar di kawasan Pantai Parangkusumo, Kapanewon Kretek, Bantul, Sabtu (23/5/2026) pagi. Satwa laut dilindungi tersebut ditemukan warga di bibir pantai dengan kondisi tubuh sudah membusuk dan mengeluarkan bau menyengat.
Penemuan bangkai penyu itu sempat menarik perhatian warga dan wisatawan yang melintas di kawasan pesisir Parangkusumo. Petugas SAR bersama aparat terkait kemudian melakukan pemeriksaan awal sebelum akhirnya menguburkan bangkai penyu di sekitar lokasi untuk mencegah dampak lingkungan dan bau tidak sedap.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis, Sektiaji Bagus, mengatakan laporan mengenai penemuan bangkai penyu diterima petugas sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah memperoleh informasi dari warga, tim SAR langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan awal.
“Pos SAR Parangtritis menerima laporan adanya bangkai penyu di pinggir pantai. Setelah dilakukan pengecekan dan identifikasi awal, bangkai kemudian dikubur agar tidak menimbulkan bau menyengat,” katanya saat dikonfirmasi.
Dari hasil identifikasi awal, penyu tersebut memiliki panjang tubuh sekitar 101 sentimeter dengan lebar 51 sentimeter serta diameter mencapai sekitar 102 sentimeter. Kondisi tubuh satwa itu sudah mengalami kerusakan cukup parah saat ditemukan di lokasi.
Tempurung penyu ditemukan dalam kondisi pecah, sementara bagian perut mengalami robekan. Petugas memperkirakan penyu tersebut telah mati lebih dari satu hari sebelum akhirnya terdampar di pesisir Pantai Parangkusumo.
Menurut Sektiaji, aroma tidak sedap dari bangkai penyu sudah tercium cukup kuat ketika pertama kali ditemukan warga. Kondisi tubuh yang membusuk membuat petugas memutuskan penanganan dilakukan secepat mungkin di lokasi penemuan.
Dua personel Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III diterjunkan dalam proses identifikasi di lokasi kejadian. Selain Satlinmas Rescue Istimewa, penanganan bangkai penyu juga melibatkan Ditpolair Polda DIY serta warga sekitar pantai.
Petugas menyebut proses penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan dampak lingkungan di kawasan wisata pantai selatan Bantul. Karena kondisi bangkai sudah membusuk cukup parah, penyu akhirnya langsung dikuburkan di sekitar lokasi agar tidak mengganggu aktivitas wisatawan maupun masyarakat sekitar.
Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab kematian penyu tersebut. Namun, petugas menduga bangkai satwa laut itu sudah cukup lama terbawa arus laut sebelum akhirnya terdampar di Pantai Parangkusumo.
Penemuan bangkai penyu di kawasan Pantai Parangkusumo itu juga kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap satwa laut dilindungi di wilayah pesisir selatan DIY. Petugas pun mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan satwa laut terdampar agar proses penanganan dan identifikasi dapat dilakukan lebih cepat.
"Kami mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan satwa laut terdampar agar dapat segera ditangani dan diidentifikasi lebih lanjut," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komite MAN 2 Bantul menjelaskan soal Rp4,2 juta yang ramai di media sosial. Nominal disebut bukan tarif wajib bagi wali murid.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis tersedia enam kali sehari dengan tarif Rp12.000. Simak jadwal pergi dan pulang selengkapnya.
Gempa M 4,6 mengguncang Sumba Barat Daya, NTT, Selasa dini hari. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami dan mengingatkan mitigasi.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia di Masjid Temon, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Prakiraan cuaca DIY Selasa 6 Oktober 2026 menunjukkan potensi udara kabur di Sleman dan suhu maksimum 35°C di Kota Jogja.
Bupati Kulonprogo Agung Setyawan mengajak siswa SMPN 3 Kokap menjauhi judi online, radikalisme, dan perundungan serta melanjutkan pendidikan.