PSS Sleman Incar 3 Poin Perdana Kontra PSM, Ini Kata Dion
PSS Sleman memburu tiga poin perdana saat menjamu PSM Makassar. Dominikus Dion mengungkap persiapan fisik, taktik, dan mental tim.
Ilustrasi penemuan jenazah. Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Suasana duka menyelimuti lingkungan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada setelah salah satu mahasiswanya, Bagas Amar Hakiki (21), meninggal dunia dalam insiden tragis saat berwisata di kawasan Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Bagas diketahui menjadi salah satu korban dalam peristiwa yang menewaskan satu keluarga ketika menjalani kegiatan glamping di kawasan wisata pegunungan tersebut.
Kabar meninggalnya mahasiswa Program Studi Sastra Prancis itu dikonfirmasi langsung oleh Dekan FIB UGM, Prof. Setiadi, pada Kamis (28/5/2026). Pihak fakultas mengaku sangat kehilangan atas kepergian mahasiswanya tersebut.
“Menurut berita yang kami dengar seperti itu. FIB sangat berduka atas meninggalnya mahasiswa kami,” ujar Setiadi.
Sebagai bentuk belasungkawa, pihak kampus telah mendatangi rumah duka. Kehadiran perwakilan fakultas dilakukan untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga korban yang tengah berduka.
Kepala Program Studi Sastra Prancis dan Kepala Program Studi S2 Linguistik disebut hadir langsung mewakili fakultas untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.
“Kami hadir ke rumah duka tadi siang, diwakili Kaprodi Sastra Prancis dan Kaprodi S2 Linguistik,” katanya.
Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya para korban masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian. Pihak fakultas menyatakan belum memperoleh informasi tambahan terkait kronologi maupun faktor yang menyebabkan peristiwa tersebut terjadi.
UGM berharap proses penyelidikan dapat segera memberikan kepastian mengenai penyebab meninggalnya Bagas Amar Hakiki dan anggota keluarganya.
“Semoga hasil penyelidikan polisi bisa memastikan penyebab meninggalnya Mas Bagas. Kami masih terus menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian. Kami tidak memiliki informasi lain terkait peristiwa ini,” lanjutnya.
Peristiwa ini turut memunculkan perhatian publik terhadap aspek keselamatan wisata, khususnya aktivitas glamping dan penginapan di kawasan pegunungan yang belakangan semakin diminati wisatawan. Kawasan Posong sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam populer di Temanggung dengan panorama pegunungan dan udara dingin.
Di akhir pernyataannya, pihak fakultas menyampaikan doa dan penghormatan terakhir kepada almarhum. UGM berharap segala kebaikan yang pernah dilakukan Bagas semasa hidup dapat menjadi teladan bagi lingkungan kampus dan orang-orang di sekitarnya.
“Kami mewakili FIB dan UGM sangat berduka dan semoga almarhum husnul khatimah. Semoga Allah SWT mengampuni dosa dan kesalahan. Kami berdoa segala kebaikan selama di dunia bisa menjadi teladan bagi kami semua,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman memburu tiga poin perdana saat menjamu PSM Makassar. Dominikus Dion mengungkap persiapan fisik, taktik, dan mental tim.
BGN DIY belum menentukan perluasan MBG prasmanan setelah uji coba di dua sekolah. Keputusan menunggu evaluasi pelaksanaan di lapangan.
Simak lima HP untuk selfie dan vlog pada 2026, dari iPhone 17 Pro hingga vivo V70. Bandingkan fitur kamera dan hal yang perlu diperiksa sebelum membeli.
PSIM Jogja tertahan di peringkat ke-16 dengan satu poin. Java United naik ke posisi ke-12, sedangkan Persijap terpuruk di dasar klasemen.
Wabup Gunungkidul Joko Parwoto menjelaskan ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda Hari Jadi ke-196 karena sakit gigi dan perlu penanganan dokter.
Pertamina memastikan stok Pertalite di DIY aman. Namun, tambahan kuota belum disetujui di tengah kenaikan konsumsi dan antrean SPBU.